0

3 Android phone dari Polytron

Senin, 05 November 2012
Sejak Polytron merambah ke pasar Handphone dengan melahirkan produk handphone yang bercita rasa lokal seperti pada 5 seri handphone Polytron yang pernah di luncurkan sebelumnya. Kini seperti info sebelumnya, Polytron juga mengeluarkan handphone di kelompok high end dengan menggunakan sistem Android. Terungkap ada 3 seri dari kelompok ini yakni Polytron PW1000S, Polytron PW1100S dan Polytron PW2000S.

Belum diketahui secara resmi versi Android berapa yang akan di usung Polytron Android mobile phone ini, tapi dari beberapa info yang diperoleh, kemungkinan versi Android yang akan dipakai adalah Android 2.1 atau Eclair. Berikut penampakan dari ketiga handphone Android dari Polytron tersebut.

1. Polytron PW1000S

Mesti belum jelas Android yang akan diusung tetapi bisa dipastikan Polytron PW1000S merupakan tipe termurah diantara ketiga handphone tersebut, karena Polytron PW1000S memiliki spesifikasi terendah dengan menggunakan layar jenis resistif berukuran 2.8 inch dengan resolusi 320×320 pixel dan dukungan jaringan EDGE terasa sangat standar untuk handphone dengan system operasi Android.

Spesifikasi Polytron PW1000S:
- Android OS
- Layar resistif LCD 2.8 inci resolusi 320×320 pixel
- Jaringan GSM(EDGE)
- Kamera 2Mpx
- A-GPS
- Bluetooth A2DP
- Battery 1150 mAH
- Aksesoris: charger, USB cable, Handsfree

2. Polytron PW1100S
Seri Polytron PW1100S adalah merupakan kakak dari seri PW1000S dengan penambahan beberapa peningkatan seperti pada ukuran layar lebih besar yaitu 3.5 inch dengan resolusi 480×320 pixel. Polytron PW1100S bisa dikategorikan handphone Android Polytron yang berspesifikasi menengah yang memiliki layar jenis kapasitif dan telah mendukung koneksi yang lebih cepat yaitu jaringan HSDPA, serta kamera pada seri ini telah ditingkatkan menjadi 3 megapixel.

Spesifikasi Polytron PW1100S:
- Android OS
- Layar 3.5 inci LCD resolusi 480×320px
- WCDMA HSDPA
- Kamera 3mpx
- A-GPS
- Stereo FM Radio
- Bluetooth A2DB
- Battery 1450 mAH
- Aksesoris: Charger, USB Cable, Handsfree

3. Polytron PW2000S
Seri ini merupakan seri tertinggi dari handphone Android yang dikeluarkan Polytron dan menjadi pilihan yang layak dibeli karena spesifikasinya jauh lebih menarik dibanding Polytron PW1100S maupun Polytron PW1000S. Dengan ukuran layar 4.3 inch terasa lebih lega dan nyaman untuk melakukan browsing ataupun baca ebook, apalagi Polytron PW2000S sudah mendukung jaringan HSDPA ditambah kamera 5 Megapixel akan terasa sangat memadai. Yang menarik dari seri ini adalah telah ditambahkannya fitur TV Analog walaupun hal ini bukan yang pertama di Indonesia sebagai handphone Android dengan TV analog karena sebelumnya TiPhone pernah mengeluarkan Android dengan fitur TV analog, tetapi Polytron PW2000S menjadi lebih menarik karena telah handphone ini di dukung spesifikasi yang cukup mumpuni.

Spesifikasi Polytron PW2000S:
- Android OS
- Layar Capacitive 4.3 inci Bright LCD Touchscreen
- WCDMA HSDPA
- Kamera 5 mpx
- A-GPS
- Analog TV
- Stereo FM Radio
- Bluetooth A2DB
- Battery 1500 mAH
- Aksesoris: Charger, USB Cable, Handsfree


Sumber Artikel: http://hendra-firstmyblog.blogspot.com/2012/11/3-android-phone-dari-polytron.html
0

3G Android 2.3 SmartPhone Mobile Phone Cell Phone Support WIFI & GPS With Multi-point

Detailed Product Description

3G Android 2.3 Smartphone
Support:W+G Dual card, dual standyby, dual band
Network: GSM 900/1800
Multi point touch capacitive

3G Android 2.3 SmartPhone Mobile Phone Cell Phone Support WIFI & GPS With Multi-point Touch Screen Bluetooth MP3 MP4

Specification:

Basic product information

CPU: MT6513

Operating system: Android 2.3 style UI

Support: Bluetooth/ WiFi/ GPS/ FM

SMS/ Voice Mailbox/ Phone book, etc

Network and radio technology

GSM: 900/1800

Display (size/resolution/color)
Screen 3.5" HVGA
Pixel 320*480
color 26 W

Storage capacity
Flash 4Gbit (NandFlash)
RAM 2G (DDR SDRAM)
T card Maximum suppot 32G(Non hot plug)

Keypad
Touch Panel Capacitive multi-point touch
Numbers key Touch keys
Function key HOME, MENU, BACK, SEARCH
Side key POWER, VOLUP, VOLDOWN, CAM

Language and Input method
Language simplified\chinese\traditional\chinese\english\Ind onesian
Input method Google owned
Associative input Support
Handwriting recognize can be download

Multimedia
Media player Downloadable
Audio format MP3,MIDI,AAC,AAC+,WMA,PCM
Video format MPEG4, H.263, H.264 AVC
Picture format MPEG4,H.263,H.264,VC-1
Record Support

Personal assistant
Calculator Support
Calendar Support
Alarm clock Support
Task Support
Memory Support

Entertainment and application
FM Support
Game Downloaable
Desktop widget Support
Network call Support
Google map Downloadable
Electrica dictionary Downloadable
G-mail Support
Skype Third party

Technical Standard:
Connect
Bluetooth Standard,BT 2.1 EDR
WiFi Standard,802.11 b/g/n
GPS Standard,AGPS
FM Standard
Charge indication light Standard

Sensor
Compass Optional
G-Sensor Optional
Distance sensor Standard

Jack
USB USB2.0
Earphone 3.5mm audio jack
Charger MIC 5PIN
Battery
Capacity 1250 mAh(standard)
Standby time 200h(2G) 160h(3G)
Talking time 350min(2G) 300min(3G)

Accessory:
Battery 1250 mAh(standard)
Earphone 3.5mm
USB cable USB2.0
Charger Yes

SUmber Artikel: http://hendra-firstmyblog.blogspot.com/2012/11/messenger-android-bbm-look-like-made-in.html
0

Messenger Android (BBM look like) made in indonesia

Para pemakai android yang belum mengetahui messenger apa yang bagus dan BBM look like? Catfiz adalah messenger tersebut.
Messenger ini tengah booming dan di gandrungi banyak pemakai android karena disamping BBM look like nilai plusnya adalah ini sebuah karya anak negri (indonesia) yang bisa bersaing ditengah banyaknya kemunculan messenger buatan luar negri, serverpun pastinya terletak di dalam negri.

meski messenger ini sangat baru karena masih hampir 1 tahun sejak diluncurkan sekitar tahun 2011 akhir. tetapi aktifasi account sudah sekitar 1juta dan digunakan tidak hanya di dalam negeri tetapi juga negara lain seperti kolumbia, venezuela, saudi arabia dan beberapa negara amerika latin lainnya dan ini bisa dibuktikan dengan adanya group penggemar catfiz messenger di situs jejaring sosial facebook.

1juta aktivasi telah diklaim oleh pihak tim catfiz sampai hari ini meskipun aplikasi ini belum secara resmi diluncurkan dan di masukkan ke google play store. tetapi meski belum masuk ke google play store messenger ini sangat diminati karena kemiripan fiturnya hampir sama dengan blackberry messenger, karena tujuan dibuatnya messenger ini tidak sekedar hanya tool yg bertujuan untuk saling berhubungan secara texting tetapi juga sebagai media sosial network. nah kelebihan itulah yang membuat pada pemakai android berbondong-bondong untuk beralih ke catfiz.

Dimanakah kita bisa mendapatkan catfiz sedangkan catfiz sendiri belum masuk ke google play store? catfiz bisa di dapatkan dan diunduh dari situs resminya di http://www.catfiz.com. versi terbarunya yaitu 1.0.0.rc3a yang diupdate tanggal 14 Februari 2012 dan dinamakan projek "thunderstorm" ini telah banyak mengalami perbaikan baik bug maupun penambahan fitur.

yang pernah menggunakan blackberry messenger pasti akrab dengan emoticon yg berbentuk emoji yaitu karakter text yg sanggup membentuk gambar, nah catfiz pun sanggup menampilkan emoticon jenis ini sehingga penggemar dari kalangan remajapun keinginan nya sangat terakomodasi.
berbagi file, photo, dll juga sanggup diakomodir, dan jika anda penggemar gosip/ngomong/kumpul2 lewat messenger, catfizpun memberikan wadah yg bernama pool. pool ini adalah sebuah group yg tidak terbatas anggotanya yg berfungsi untuk berbagi pengalaman sesuai judul/topic yang dibicarakan.










Sumber Artikel: http://hendra-firstmyblog.blogspot.com/2012/11/messenger-android-bbm-look-like-made-in.html
0

25 Password Terburuk 2012

Dunia teknologi informasi selalu berubah, tapi ada satu hal yang tak ikut berubah: banyak orang yang menggunakan password yang lemah.

Password yang lemah ini adalah kata kunci yang terlalu mudah ditebak atau dipecahkan.

Splashdata, pengembang software keamanan, telah merilis daftar tahunan yang berisi peringkat password "terlemah" di internet. Tiga besar terburuk masih tetap dipegang oleh “password,” “123456,” dan “12345678”. Daftar password terburuk ini dibuat berdasarkan file dumps dari para peretas online.

Splashdata juga memberi catatan bahwa pada tahun 2012 ini telah terjadi peretasan terhadap situs yang tingkat keamanannya tinggi, termasuk Yahoo, LinkedIn, eHarmony, dan Last.fm.

Perusahaan keamanan ini selalu merilis daftar tahunan password terburuk untuk meningkatkan kepedulian user atas kekuatan password-nya—dan tentu saja untuk mempromosikan software manajemen password SplashID buatan mereka.

Selain kata-kata kunci yang memang “menyedihkan” karena tidak kreatif, seperti “abc123′”dan “qwerty,” pada daftar yang dirilis juga terdapat beberapa password yang agak tak terduga: “jesus,” “ninja,” dan “mustang”.

Kata kunci “password1” juga mulai masuk ke dalam daftar yang menunjukkan bahwa user sebenarnya sudah tahu bahwa kombinasi huruf dan angka bisa membentuk password yang kuat. Sayangnya, mereka masih memilih kombinasi yang salah dan sama sekali gak kreatif.

Berikut adalah daftar ke-25 password terburuk dan posisinya tahun lalu.



password (tetap)
123456 (tetap)
12345678 (tetap)
abc123 (naik 1)
qwerty (turun 1)
monkey (tetap)
letmein (naik 1)
dragon (naik 2)
111111 (naik 3)
baseball (naik 1)
iloveyou (naik 2)
trustno1 (turun 3)
1234567 (turun 6)
sunshine (naik 1)
master (turun 1)
123123 (naik 4)
welcome (baru masuk daftar)
shadow (naik 1)
ashley (turun 3)
football (naik 5)
jesus (baru masuk daftar)
michael (naik 2)
ninja (baru masuk daftar)
mustang (baru masuk daftar)
password1 (baru masuk daftar)

Password untuk akun pribadi Anda termasuk dalam daftar di atas?
Mohon Ma'af.......
Wassalam.....:)


Sumber Artikel:
http://hendra-firstmyblog.blogspot.com/2012/11/25-password-terburuk-2012.html
 

0

Kumpulan Tips & Triks Windows

Sabtu, 27 Oktober 2012
Mencegah penggantian setting Display Properties
Anda dapat melakukan Setting display dari Control Panel - Display atau melalui klik kanan pada desktop, lalu pilih Properties.
Dengan setting di bawah ini orang lain tidak dapat mengganti setting pada Display tersebut.
Ikutilah langkah berikut.
Klik Start——–>Run, ketikkan regedit lalu tekan Enter.
Key:
HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows \CurrentVersion\Policies\System
Value Name: NoDispCPL
Data Type: REG_DWORD
Data: (0 = disabled, 1 = enabled/mencegah penggantian)
Shortcut untuk Shutdown
Untuk mempercepat shutdown Anda bisa membuat shortcut pada desktop. Caranya :
1. Klik kanan area kosong pada desktop lalu pilih New - Shortcut.
2. Pada command line ketikkan c:\windows\rundll32.exe user, exitwindows.
3. Klik next dan beri nama shortcut tersebut.
4. Terakhir klik Finish.
Shortcut untuk Log Off
Untuk mempercepat log off Anda bisa membuat shortcut pada desktop. Caranya :
1. Klik kanan area kosong pada desktop lalu pilih New - Shortcut.
2. Pada command line ketikkan C:\WINDOWS\RUNDLL.EXE shell32.dll,SHExitWindowsEx 0
3. Klik next dan beri nama shortcut tersebut.
4. Terakhir klik Finish
Mencegah perintah Shut Down
Setting berikut akan mencegah seseorang untuk mematikan komputer Anda. Hal ini berguna jika misalnya Anda meninggalkan komputer untuk beberapa saat dan Anda khawatir ada orang lain yang akan men-Shut Down komputer Anda.
Ikutilah langkah berikut.
Klik Start*Run, ketikkan regedit lalu tekan Enter.
Key: HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows \CurrentVersion\Policies\Explorer
Value Name: NoClose
Data Type : REG_DWORD
Data: (0 = shutdown enabled, 1 = shutdown disabled)
Reboot tanpa loading
Bila Anda melakukan boot ulang Windows, sistem operasi ini akan me-restart PC dan kemudian masuk kembali ke Desktop Windows. Bagi Anda yang sering bolak-balik meng-install aplikasi, lama-kelamaan kewajibawan’ boot ulang Windows ini menjadi kurang praktis. Pada dasarnya aplikasi yang meminta restart Windows hanya memerlukan update registry Windows saja. Untuk itu ada cara yang lebih cepat yang dapat Anda lakukan. Caranya dengan menekan tombol [Shift] ketika melakukan restart karena Windows hanya akan melakukan start ulang, tanpa me-load BIOS
Menyimpan isi folder
Anda yang sering mengamati isi dari suatu folder, tentunya butuh cara yang tepat dan cepat. Untuk itu ikuti langkah berikut :
Pertama buat file isifolder.bat dengan Notepad dan diletakkan di c:\windows, lalu ketikkan :
@echo off
dir %1% /o > c:\windows\isifolder.txt notepad c:\windows\isifolder.txt
Buka registry lalu ke key [HKEY_CLASSES_ROOT\Directory\Shell
Buat key baru dg mengklik kanan pilih New - Key.
Pindah ke panel sebelah kanan, klik 2x pada Default.
Isi dengan &Lihat Isi Folder Buat key lagi dengan nama command.
Pd panel sebelah kanan klik 2x pd Default. Isi dengan c:\windows\isifolder.bat %1
Mulai sekarang untuk melihat dan menyimpan isi dari suatu folder, Anda tinggal mengklik kanan pada folder tersebut.
Mencegah perubahan setting Printer
Jika Anda meng-enable setting ini, maka orang lain tidak dapat mengganti setting pada Control Panel - Printer.
Ikutilah langkah berikut.
Klik Start—–>Run, ketikkan regedit lalu tekan Enter.
Key:
HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows \CurrentVersion\Policies\Explorer
Value Name: NoPrinters
Data Type: REG_DWORD
Data: (0 = disabled, 1 = enabled)
Mencegah perubahan setting Password
Jika Anda meng-enable setting ini, maka orang lain tidak dapat mengganti setting pada Control Panel - Password. Dengan kata lain orang lain tidak dapat mengganti password (jika komputer Anda memakai password Windows).
Ikutilah langkah berikut.
Klik Start——>Run, ketikkan regedit lalu tekan Enter.
Key: HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows \CurrentVersion\Policies\System
Value Name: NoSecCPL
Data Type: REG_DWORD
Data: (0 = disabled, 1 = enabled)
Mengcopy dari Dos Prompt
Suatu saat kamu mungkin ingin melakukan copy tampilan text yang ada pada Dos Prompt. Untuk itu ikuti tips berikut :
Klik icon Mark yang terletak pada toolbar Dos Prompt.
Pilih area yang ingin Anda copy dengan melakukan drag.
Tekan icon Copy.
Setelah itu Anda dapat melakukan Paste, misalnya pada Notepad, MS Word, dll.
Mencetak daftar file pada folder
Sistem operasi Windows tidak menyediakan fasilitas untuk mencetak daftar file pada suatu directory. Tapi dengan sedikit tips berikut Anda bisa melakukannya. Caranya dari menu Start, —> Run. Ketikkan command /c dir>prn lalu klik OK atau cukup tekan Enter.
Mengetahui IRQ yang telah digunakan
1. Klik kanan pada icon My Computer.
2. Pilih Properties.
3. Pindah ke tab Device Manager.
4. Pilih Computer dan klik Properties.
Selanjutnya akan muncul tampilan yang menginformasikan IRQ mana saja yang telah digunakan dan “siapa” yang menggunakan IRQ tersebut.
Membuka link pada window baru
Khusus Internet Explorer, untuk membuka link pada window atau jendela baru, caranya tekan shift lalu klik link tersebut. Selain itu juga bisa dengan mengklik kanan pada link dan pilih Open in New Window
Mengubah Icon Drive dengan AutoRun
Pernah lihat icon Drive CDROM yang berubah ketika kita memasukan sebuah CD? nah.. hal yang sama bisa juga kita praktekkan pada Drive Harddisk. Bukalah Notepad anda dan ketik :
[autorun]
icon=nama icon.ico
Save dengan nama autorun.inf dan letakan di root drive yang dituju ( ct : C:\ atau D:\ )
Selanjutnya, letakan file icon yang kita inginkan di tempat yang sama dengan file autorun.inf, lalu restart komputer anda.
Tips : agar tampilan file di drive tidak berantakan, ubah atribut kedua file tersebut menjadi hidden.
Kerusakan pada file win.com
Saat booting windows Anda menampilkan pesan:
The following file is missing or corrupted: Win.com
The following file is missing or corrupted: Win.com
Program too big to fit in memory Cannot find Win.com, unable to continue loading Windows
Program too large
Untuk mengatasinya, Anda harus membuat file win.com baru dengan cara mengekstrak file win.cnf dari CD Windows. Langkah komplitnya sebagai berikut :
Ekstrak file win.cnf dari CD Windows ke folder C:\Windows.
Setelah diekstrak kemudian gantilah nama win.cnf menjadi win.com. Caranya : ren c:\windows\win.cnf c:\windows\win.com
Shortcut ke pengaturan system
Biasanya anda harus mengklik kanan desktop lalus Properties Sebenarnya ada cara yang lebih cepat yaitu dengan menggunakan shortcut. Caranya :
1. Klik kanan pada desktop, pilih New - Shortcut.
2. Pada command line, ketikkan C:\WINDOWS\CONTROL.EXE Sysdm.cpl, System,1
3. Klik next dan beri nama shortcut tersebut.
4. Terakhir klik Finish.
Disable klik kanan pada Dekstop & Windows Explorer
Jika Anda meng-enable setting di bawah ini maka tidak ada yang bisa melakukan klik kanan pada Desktop & Windows Explorer. Dengan kata lain menu yang muncul waktu klik kanan tidak ada lagi.
Ikutilah langkah berikut.
Klik Start—->Run, ketikkan regedit lalu tekan Enter.
Key: HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows \CurrentVersion\Policies\Explorer
Value Name: NoViewContextMenu
Data Type: REG_DWORD
Data: (0 = disabled, 1 = enabled)
Disable klik kanan pada Taskbar
Jika Anda meng-enable setting di bawah ini maka tidak akan muncul menu waktu melakukan klik kanan pada Start Menu, Tab control, dan Clock.Ikutilah langkah berikut.
Klik Start*Run, ketikkan regedit lalu tekan Enter.
Key: [HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows \CurrentVersion\Policies\Explorer]
Value Name: NoTrayContextMenu
Data Type: REG_DWORD
Data: (0 = disabled, 1 = enabled)
Perataan teks pada Drop Down Menu
Drop down menu = menu yg muncul saat Anda mengklik menu File, Edit, Help, dll pd berbagai aplikasi Windows
Secara default, alignment pada drop down menu adalah rata kiri. Kalau Anda suka, Anda bisa menggantinya menjadi rata kanan. Ikutilah langkah berikut.
Klik Start—->Run, ketikkan regedit lalu tekan Enter.
Caranya :
Key: HKEY_CURRENT_USER\Control Panel\Desktop
Value Name: MenuDropAlignment
Data Type: REG_SZ
Data: (0 = rata kiri, 1 = rata kanan)
Instal Font
Untuk menginstall font biasanya kita harus mengikuti langkah yang panjang : Start > Settings > Control Panel > Font. Lalu dari situ Anda harus klik File > Install New Fonts. Cara tersebut tentunya sangat merepotkan. Sebenarnya ada cara yang lebih mudah, yaitu :
1. Buka registry editor.
2. Pindah ke key “HKEY_CLASSES_ROOT\TTFFILE\SHELL”.
3. Pilihlah perintah “Edit —> New—> Key” dan berikanlah nama “Install Fonts” pada key yang baru diletakkan tadi.
4. Klik ganda pada bagian jendela kanan pada entry “(Default)”.
5. Berikan nilai “Value”-nya “Install Font” dan konfirmasikan perubahan ini dengan mengklik “OK”
6. Tandai sekali lagi subkey “Install Font” dan di dalamnya dengan menggunakan perintah “Edit > New > Key”.
7. Buatlah sebuah subkey baru yang dinamakan “command”.
8. Klik ganda pada “(Default)”, berikan pada “Value”-nya perintah “c:\windows\command\xcopy32.exe %1 c:\windows\fonts”
Sekarang jika Anda mengklik kanan pada file *.ttf akan muncul menu Install Fonts. Jika anda memilih menu ini, maka file font tersebut akan di-copy ke dalam folder Windows anda.
Cara kedua :
1. Buat shortcut yang menunjuk ke directory font pada Windows Anda (C:\Windows\Fonts).
2. Letakkan shortcut tersebut pada directory Send To.
Sekarang untuk menginstall font, klik kanan pada file *.ttf, pilih Send To > Fonts
Menyembunyikan menu Taskbar
Jika Anda meng-enable setting ini maka menu Taskbar yang terdapat pada Setting pada Start Menu akan hilang.
Ikutilah langkah berikut.
Klik Start—–>Run, ketikkan regedit lalu tekan Enter.
Key: HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows \CurrentVersion\Policies\Explorer
Value Name: NoSetTaskbar
Data Type: REG_DWORD
Data: (0 = disabled, 1 = enabled/sembunyikan)
Menyembunyikan menu Folder Options
Jika Anda meng-enable setting ini maka menu Folder Options yang terdapat pada Start Menu - Setting akan hilang.
Ikutilah langkah berikut.
Klik Start*Run, ketikkan regedit lalu tekan Enter.
Key: HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows \CurrentVersion\Policies\Explorer
Value Name: NoFolderOptions
Data Type: REG_DWORD
Data: (0 = disabled, 1 = enabled/sembunyikan)
Menyembunyikan Menu Control Panel
Jika Anda meng-enable setting ini maka menu Taskbar yang terdapat pada Setting pada Start Menu akan hilang.
Ikutilah langkah berikut.
Klik Start—->Run, ketikkan regedit lalu tekan Enter.
Key: HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows \CurrentVersion\Policies\Explorer
Value Name: NoControlPanel
Data Type: REG_DWORD
Data: (0 = disabled, 1 = enabled/sembunyikan)
Menembus Proteksi PC Security TM
Kalau kamu penggemar software-software proteksi buat windows, kamu pasti kenal dengan software yang satu ini. PC Security adalah software proteksi untuk file-file, sistem, boot dan lain-lain yang dilengkapi dengan fiture-fiture proteksi yang menarik. Untuk dapat masuk dan merubah setting proteksinya, kamu harus ident sebagai administrator PC security dan untuk ini akan dimintai password. Agar kamu bisa login tanpa melewati password, caranya cari file yang namanya sdeamon.exe dan winwd.exe yang merupakan file bawaan PC Security TM, file ini dihidden dari windows, jadi masuk lewat DOS. Biasanya letaknya di direktori c:\windows atau c:\windows\system. Delete kedua file ini dan kamu akan bisa masuk ke PC Security TM dengan mudah dan merubah settingnya tanpa dimintai password.
Membuat Startup Disk
Start Up disk adala sebuah disket Untuk booting awal jika windows kita punya masalah dan harus kita instal ulang cara pembuatannya
Pertama I Saat kita pertama kali instal windows pasti ditanyakan Ingin buat dis Star Up Tidak jika ya Maka masukkan Disk dan Klik oke tunggu beberapa saat sampai proses selesai dan jadilah disk Star Up
KeduaIIKlik Start—>Setting—>Controlpanel—->AddRemove Program>disk Starup——- Masukkan disket —–> klik starup disk Network- Adapter”. Pindahlah ke tab “Connections” dan nonaktifkan checkbox “File and Printer Sharing for Microsoft Networks”.
Membuka file dengan ‘Send To’
File tak dikenal biasanya dibuka dengan editor teks. Namun, melihat isi file melalui ‘Open With..’ terasa merepotkan. Cara lebih praktis adalah dengan membuat shortcut editor dalam menu ‘Send to’. Untuk itu bukalah fungsi search Windows saat berada di desktop dengan menekan tombol [F3]. Sebagai nama cantumkan ‘SendTo’. Klik ganda pada folder yang ditemukan. Kini buka menu Start dan pilih ‘Programs | Accessories’. Tarik editor Notepad dengan tombol kanan mouse ke dalam folder ‘Send To’ dan pilih Create shortcut’. Kini Anda telah dapat melihat isi file dengan Notepad.saat start. Tarik saja folder jaringan dengan tombol kanan mouse ke desktop Anda dan pilih dalam context menu ‘Create shortcut here’.
Defrag file swap
Biasanya Defrag tidak mengoptimalkan file swap. Namun, ada sebuah trik untukitu: Matikan file swap sebelum defrag dengan memilih Control Panel dalam ‘Start | Setting, kemudian ‘System | Properties | Virtual RAM’. Setelah defragmentasi kembalikan setting seperti semula.
Tanpa Startup dengan [Shift]
Folder Startup pada Windows berisi program- program yang otomatis dijalankankan setiap boot ulang. Kadang-kadang kita tidak memerlukannya untuk aktif. Ada trik untuk mencegahnya berjalan secara otomatis pada saat kita tidak menginginkannya aktif. Hal tersebut dapat dilakukan denganmudah. Saat boot, tekan terus tombol [Shift]. Dengan demikian Windows akan dijalankan tanpa mempedulikan Startup.
Mempercepat restart
Bila Anda harus melakukan restart Windows ketika sedang bekerja, biasanya tahapan yang dilalui adalah ‘Start | Shutdown | Restart’. Dengan tahapan ini, PC menstart ulang dari awal. Apabila Andaterus menekan tombol [Shift] sebelumnya, proses restart akan lebih cepat karena tidak melalui BIOS.
Menonaktifkan laporan start
Setiap kali boot, tampak laporan ‘Windows restart ‘. Untuk meniadakan laporan itu editlah file MSDOS.SYS dalam direktori root. Cantumkan ‘0′ menggantikan ‘2′ pada ‘BootDelay=2′.
Cache file swap
Walaupun sistem tidak sepenuhnya terbebani, Windows menyimpan data dalam file swap. Ini dapat berefek negatif bagi performa sistem. Untuk mengatasinya, bukalah file SYSTEM.INI dalam direktori C:\WINDOWS. Tambahkan pada bagian ‘[386Enh]’ dengan ‘ConservativeSwap fileUsage=1′.
Ubah Tampilan Windows
Bagi Anda yang bosan akan tampilan Blue Screen khas Windows, kini Anda dapat mengubahnya sesuai selera. (Mungkin nanti tidak disebut bluescreen lagi).Suntinglah file System.ini bagian [386Enh] Tambahkan baris seperti di bawah ini:
MessageTextColor=(pilih antara 0-F)
MessageBackColor=(pilih antara 0-F)
keterangan:
Black=0
Blue=1
Green=2
Cyan=3
Red=4
Magenta=5
Brown=6
White=7
Gray=8
Bright Blue=9
Bright Green=A
Bright Cyan=B
Bright Red=C
Pink=D
Yellow=E
Bright White=F
Reload registry dengan cepat
Setelah melakukan instalasi program, pada umumnya program tersebut akan ‘menuntut’ Windows untuk di-restart agar pe- rubahan yang dilakukan efektif. Dalam kebanyakankasus tujuan restart sebenarnya adalah untuk me-reload registry yang dapat dilakukan tanpa perlu me-restart Windows: Klik kanan pada desktop dan pilih “New | Shortcut”, lalu cantumkan perintah berikutini: C:\WINDOWS\RUNDLL32.EXE tshell32,SHExitWindowsEx Klik “Next”, berikan sebuah nama untuk shortcut tersebut dan klik lagi “Next”. Dengan meng-klik ganda pada shortcut tersebut,Windows akan langsung me-reload database registry tanpa perlu melakukanrestart.
Mengaktifkan DMA transfer untuk CD dan DVD
Umumnya drive CD ataupun DVD mengirimkan data yang dibacanya dari suatu media ke RAM harus terlebih dahulu melalui prosesor. Namun pengaturan aliran data membutuhkan kalkulasi yang sebenarnya tidak perlu dillakukan prosesor. Hal ini terutama terjadi saat memutar film DVD yang menyebabkan goyangan pada gambar saat dimainkan. Karena itu Anda perlu mengaktifkan DMA untuk drive tersebut sehingga data dapat langsung dikirimkan ke RAM. Buka “System | Device Manager” dan klik ganda drive CDROM/DVDROM. Klik tab “Settings” diikuti dengan mengaktifkan option “DMA”. Selanjutnya boot ulangWindows.
Mempercepat kinerja jaringan
Bila anda bekerja dalam jaringan Peer-to-Peer, PC yang dihidupkan paling awal akan bertindak sebagai pengelola login PC lainnya atau yang disebut sebagai “Browse Master”. Bila PC Browse Master dimatikan, sebuah PC lainnya dalam jaringan akan mengambil alih peran tersebut. Untuk melakukan mekanisme tersebut, sebuah fungsi search akan menanyakan secara teratur, keberadaan Browse Master tersebut. Hingga peran tersebut diambil-alih, butuh waktu beberapa menit. Selama itu PC yang terhubung dalam jaringan tidak dapat “ditemukan”. 3 Untuk mengatasinya, instalasikan sebuah PC sebagai Browse Master tetap dan nonaktifkan fungsi search pada PC lainnya. Caranya: Pilih Properties pada My Network Places dan klik ganda “File and Printer Sharing for Microsoft Network”. Pilih “Browse Master” pada bagian Property dan pilih “enabled” pada bagian value-nya, sementara pada PC lainnya pilih “Disabled”. Dengan demikian semua PC dalam jaringan akan langsung tampak. Selain itu Anda dapat menghindari padatnya lalu-lintas data di jaringan dengan mematikan fungsi search di atas. 3 Anda juga harus menonaktifkan fungsi search, bila melakukan login dengan PC Windows 9x ke dalam jaringan Windows NT atau 2000. Dalam hal ini Browse Masternya adalah server jaringan. Dengan mematikan fungsi search beban jaringan berkurang. KOMPUTER PEER-TO-PEER
Mencegah Pencarian Folder
Saat start,Windows Me otomatis mencari folder dan printer yang disediakan untuk sharing dalam jaringan dan menampilkannya dalam “My Network Places”. Proses ini memakan waktu. Untuk mematikan fungsi ini klik dalam “My Network Places” pada “Tools | Folder Options | View” dan nonaktifkan “Automatically search for network folders and printers”.
Jaringan Windows
Dalam sebuah jaringan peer-to-peer dengan protokol TCP/IP, baik PC dengan sistem Windows 98 atau juga Me secara otomatis diatur agar dapat saling mencocokkan alamat IP mereka agar tidak konflik. Sayangnya komunikasi antar-PC seperti ini cenderung lebih lambat, sehingga secara tidak langsung juga menghambat proses boot. “Karena itu disarankan Anda memberikan alamat IP permanen atau tetap untuk setiap PC tersebut. Buka Properties “My Network Places” dan klik ganda “TCP/IP” dalam tab Configuration”. Pilih option “Specify an IP address” dan cantumkan “192.168.0.1″ untuk PC pertama, “192.168.0.2″ untuk PC kedua dan seterusnya. Sebagai “Subnet Mask” masukkan untuk setiap PC “255.255.255.0″. Kemudian tutup semua jendela dengan “OK”. Selanjutnya Windows akan meng-copy beberapa file dari Setup-CD Windows-nya, lalu memberikan pesan agar dilakukan restart.
Menginstalasi sistem file FAT32
Sejak Windows 95b diluncurkan, sistem operasi Windows telah mendukung sistem file FAT32 yang merupakan pengembangan lanjutan dari sistem file FAT16. FAT32 tidak hanya memungkinkan pembuatan partisi yang lebih besar, namun sistem file ini juga lebih aman terhadap resiko hilangnya data, serta mempunyai sistem penyimpanan data yang lebih efisien karena mempunyai ukuran cluster yang lebih kecil. Seperti kita ketahui, ukuran cluster sangat vital dalam menentukan efisiensi penyimpanan data. Semakin kecil ukuran cluster, semakin kecil pula pemboroson yang terjadi. Langkah terbaik yang perlu dilakukan adalah membuat sistem file FAT32 ini ketikahendak mempartisi hard disk, yaitu dengan mengaktifkan dukungan terhadap hard disk berukuran besar.Di bawah Windows 98 dan Windows Me Anda dapat mengubah drive FAT16 yang ada menjadi FAT32. Windows 98 memiliki tool untuk itu dalam “Accessories | System Tools”. Pada Windows Me jalankan PC dengan disket boot dan panggil program CVT.EXE dalam folder “\WINDOWS\ COMMAND”. Setelah proses peralihan selesai, Anda masih harus mendefragmentasi hard disk tersebut. Tergantung PC dan hard disk yang Anda gunakan, prosesini bisa berlangsung berjam-jam - karena itu sebaiknya lakukan bila ada waktu senggang.
Menggunakan System Restore
Banyak rutin deinstalasi yang berasal dari masing-masing aplikasi tidak lagi dapat diandalkan. Driver yang rusak (corrupt) atau program yang ditulis kurang baik dapat menyebabkan Windows menjadi tidak stabil. Masalahnya semakin runyam apabila program yang cacat atau driver yang rusak tersebut tidak dapat disingkirkan dari sistem operasi lewat Add/Remove Programs Windows. Bila Anda bekerja dengan Windows Me, sebaiknya sebelum menginstalasi software baru tentukan titik restore (restore point) Windows dengan tool “System Restore”.Dengan demikian software dapat disingkirkan tanpa meninggalkan ‘sisa’ kalau terbukti cacat, bahkan dalam Safe Mode sekalipun. Anda dapat menemukan “System Restore” dalam System Tools pada Accessories. System Restore bekerja dengan melakukan pencatatan pada setiap aktivitas dari rutin instalasi program dan driver, dan bila diinginkan System Restore dapat mengembalikan kondisi Windows serupa dengan kondisi awal instalasi.
Menyembunyikan file sensitif
Data yang sensitif atau penting dijaga kerahasiannya sebaiknya tidak Anda simpan pada hard disk. Pertimbangannya tentu saja untuk keamanan data itu sendiri baik dari kerusakan hard disk atau masalah teknis lainnya serta juga mencegah pengaksesan data oleh mereka yang tidak berkepentingan.Disarankan untuk menyimpannya pada disket atau media Zip yang dapat Anda bawa pulang dan tersimpan dalam tempat yang aman. Bila Anda menyimpannya pada hard disk, setidaknya simpan dalam folder dengan nama yang tak mencolok sebagai subdirektori Bsebuah direktori di atasnya.erikan atribut “hidden” kepada folder tersebut melalui pengaktifan atributnya dalam Properties. Kemudian nonaktifkan dalam Windows Explorer option “Show hidden folders and files” melalui “Tools | Folder Options | View”.
Menginstalasi screen saver dengan password
Bahaya terbesar bagi keamanan data Anda adalah apabila PC tidak diawasi dengan baik. Dapat terjadi hanya dalam hitungan menit, seorang pengguna dengan mudahnya melihat atau meng-copy data-data tersebut pada disket. Karena itu untuk amannya lakukan konfigurasi screen saver yang otomatis aktif setelah beberapa menit dan dapat menyembunyikan tampilan desktop Windows Anda. Itu saja belumlah cukup, berikan pengaman berupa password I kepada screen saver tersebut. Caranya: klik kanan pada dekstop dan pilih Properties. Pindah ke tab Screen Saver dan pilihlah motif tertentu. Klik Kanan Deskstop->Propertis->Screen Saver Tandai checkbox di depan “Password protected” agar screen saver hanya dapat ditutup dengan memasukkan password yang tepat.
Menyembunyikan menu Find
Jika Anda meng-enable setting berikut, maka Find yang terdapat pada Start Menu akan hilang.
Ikutilah langkah berikut.
Klik Start—->Run, ketikkan regedit lalu tekan Enter.
Key: HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows \CurrentVersion\Policies\Explorer
Value Name: NoFind
Data Type: REG_DWORD
Data: (0 = disabled, 1 = enabled)
Menyembunyikan menu Document
Setting berikut akan menyembunyikan folder atau menu Document yang terdapat pada Start Menu.
Ikutilah langkah berikut.
Klik Start*Run, ketikkan regedit lalu tekan Enter.
Key : HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows \CurrentVersion\Policies\Explorer
Value Name : NoRecentDocsMenu
Data Type : REG_DWORD
Data: (0=disable, 1=enable)
Menyembunyikan menu Run
Setting berikut akan menyembunyikan folder Document yang terdapat pada Start Menu. Ikutilah langkah berikut.
Klik Start—>Run, ketikkan regedit lalu tekan Enter.
Key :HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows \CurrentVersion\Policies\Explorer
Value Name : NoRun
Data Type : REG_DWORD
Data: (0=disable, 1=enable)
Menyembunyikan menu Help
Setting berikut akan menyembunyikan folder Document yang terdapat pada Start Menu. Ikutilah langkah berikut.
Klik Start—>Run, ketikkan regedit lalu tekan Enter.
Key : HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows \CurrentVersion\Policies\Explorer
Value Name : NoSMHelp
Data Type : REG_DWORD
Data: (0=disable, 1=enable)
Menghilangkan Start Banner
Jika Anda meng-enable setting ini maka panah dan tulisan Click here to start akan hilang (tulisan muncul pada saat masuk windows). Ikutilah langkah berikut.
Klik Start—>Run, ketikkan regedit lalu tekan Enter.
Key: HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows \CurrentVersion\Policies\Explorer
Value Name: NoStartBanner
Data Type: REG_BINARY
Data: (00 00 00 00 = disabled, 01 00 00 00 = enabled)
Menambah menu Explore From Here
Setelah Anda mengganti dengan nilai di bawah ini maka saat Anda mengklik kanan pada folder akan muncul menu Explore From Here. Ikutilah langkah berikut.
Klik Start—>Run, ketikkan regedit lalu tekan Enter.
Key :HKEY_CLASSES_ROOT\*\shell\rootexplore.
(Anda harus membuatnya jika key tersebut belum ada)
Lalu editlah nilai “(Default)” dengan “E&xplore From Here”. Pada rootexplore buatlah sebuah key baru dan beri nama dengan command. Edit “(Default)” dan beri nilai/nama “explorer.exe /e,/root,/idlist,%i”.
Menginstalasi pengawas jaringan
Windows mempunyai tool untuk memonitor akses sharing pada PC. Instalasi dilakukan melalui “Add/Remove Programs” pada Control Panel. Bukalah tab “Windows Setup” dan scroll ke entri “System Tools” diikuti dengan klik ganda. Tandai “Net Wacther” dan klik “OK”. Anda akan menemukannya tool Net Wacther ini pada System Tools dalam kelompok Accessories di menu “Start | Programs”. Sebaiknya biarkan tool tersebut selalu aktif di latar belakang. Ia akan melaporkan, siapa saja dan berapa lama orang tersebut telah mengakses folder sharing di PC Anda.
Mematikan cache IE Windows
IE membuat sebuah cache untuk menyimpan halaman web yang Anda kunjungi. Tujuannya adalah agar sewaktu situs web yang mempunyai halaman tadi dikunjungi kembali, IE dapat me-load halamannya lebih cepat. Meskipun berguna namun akibatnya orang lain dapat mengetahui halaman mana saja yang telah Anda kunjungi. Bagi Anda yang membutuhkan privacy selagi berselancar, nonaktifkan saja cache tersebut melalui entri “Cache limit” dalam registry pada path “HKEY_LOCAL_MACHINE\Software\Microsoft\Windows \CurrentVersion\InternetSettings\Cache\ Content”. Bila entri tidak ada, buatlah dengan klik kanan dan perintah “New | DWORLD Value”. Klik ganda pada entri tersebut dan masukkan nilai “0″. Start ulang Windows. Setting ini berfungsi mulai dari IE versi 4.
Menyembunyikan alamat browsing
IE menyimpan alamat website yang terakhir dikunjungi untuk memudahkan input alamat yang sama pada kesempatan berikutnya. Bila ingin mengunjunginya kembali, otomatis IE akan melengkapi alamat tersebut. Dengan demikian orang lain dapat menduga URL apa saja yang telah Anda kunjungi.Untuk menghentikan pencatatan lebih dari 1 hari oleh IE ini, panggil “Internet Options” melalui Control Panel. Dalam tab “General” pada bagian History, masukkan nilai “0″ untuk jumlah hari penyimpanan alamat web. Dengan setting tersebut browser hanya menyimpan alamat pada ha tersebut yang sebenarnya juga sudah cukup beresiko. Karena itu setelah berselancar sebaiknya selalu mengklik tombol “Clear History” untuk menghapus alamat-alamat yang dikunjungi. Anda memang harus menuliskan alamat atau mengambilnya dari daftar Favorites, tetapi perilaku selancar Anda tak dapat diketahui oleh orang lain.
Memanggil Properties lebih cepat
Selain dengan mengklik kanan tombol mouse,Anda juga dapat memanggil Properties sebuah file, folder, ataupun drive lebih cepat dengan menekan tombol [Alt] sambil mengklik ganda tombol kiri mouse pada objek bersangkutan.
Enkripsi lebih mudah dengan context menu
Untuk melakukan enkripsi pada suatu file atau folder dalam Windows 2000 yang mempunyai sistem file NTFS, biasanya Anda lakukan dengan mengklik kanan mouse untuk memanggil context menu dan memilih atribut yang diinginkan di bawah “Advanced…”. Melalui sebuah perubahan dalam database registry, Anda dapat mempersingkat perintah enkripsi Windows 2000 tersebut ke level pertama context menu. Hal ini tentu akan banyak menghemat penggunaan klik mouse dan waktu, bila Anda sering menggunakan fungsi tersebut. Bukalah editor REGEDIT.EXE dan klik terus hingga folder “HKEY_LOCAL_MACHINE\ Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\ Explorer\ Advanced”. Klik kanan pada bagian kanan jendela dan pilih “New | DWORD Value”. Berikan nama “EncryptionContextMenu” dan klik ganda entri tersebut. Masukkan nilai “1″ dan tutup registry editor, lalu start ulang Windows. Se- lanjutnya dalam context menu yang tampil saat Anda mengklik kanan mouse pada file dan folder, akan Anda temukan entri “Encryption” atau “Decryption”
Menutup Windows Dengan Cepat
Ketika menutup Windows, tampil jendela dialog yang akan menanyakan apakah Anda ingin menutup sistem operasi Windows (Shut down), men-start ulang (restart) atau mengistirahatkannya dalam modus hemat energi (hibernate). Pertanyaan ini dapat Anda lewati (bypass) apabila dirasakan mengganggu. Untuk itu klik kanan pada desktop dan pilih perintah “New|Shortcut”. Di bawah Windows 98 atau Me masukkan sebagai baris perintah: rundll32.exe user,ExitWindows Exec dan di bawah Windows 95: rundll32.exe user,ExitWindows Berikan nama untuk shortcut yang baru tersebut dan klik tombol “Finish”. Jika sebuah klik ganda pada icon langsung menutup Windows.
Mengoptimalkan database registry
Setelah beberapa bulan menggunakan Windows, file registry akan terus membesar ukurannya.Akibatnya Windows akan membutuhkan semakin banyak waktu untuk me-load-nya saat start. Melalui sebuah perintah DOS sederhana Anda dapat mengkompresi area di registry yang tak perlu di dalam database-nya sehingga ukuran file-nya menjadi lebih kecil. Start Windows 98 (setelah start BIOS tekan tombol [F8] sambil memilih option “Command prompt only”. Selanjutnya masukkan perintah “scanreg /opt”. Program ini akan menghapus tempat kosong dalam database registry, sehingga ukuran file-nya akan semakin kecil. Khusus untuk Windows Me, lakukan boot dari disket dan panggil perintah tersebut dalam direktori C:\WINDOWS\COMMAND.
Mengaktifkan dukungan Ultra DMA66
Sistem operasi Windows 2000 telah mendukung interface Ultra DMA66 hard disk generasi lanjutan dari Ultra DMA33 yang lebih cepat. Sayangnya pada konfigurasi default-nya, UDMA ini tidak diaktifkan oleh Microsoft apa saja chipset motherboard Anda. Untuk mengaktifkannya, Anda harus melakukannya secara manual Klik berikutnya “Edit | New | DWORD Value” dalam menu “Edit”, lalu dengan klikdengan melakukan sedikit perubahan dalam database registry. Bukalah editor REGEDIT.EXE dan klik terus hingga cabang
“HKEY_ LOCAL_MACHINE\System\CurrentControlSet\ Control\Class\{4D36E96A -E325-11CE-BFC1-08002BE10318}000″. kanan namakan value-nya sebagai “EnableUDMA66″. Klik ganda pada value tadi dan masukkan nilai “1″ dalam bagian “Value data” untuk mengaktifkan fungsi tersebut. Selanjutnya reboot PC Anda. Ingat bahwa UDMA66 baru akan aktif bila sebelumnya Anda telah meng-install driver-nya.
Lebih cepat menghapus tanpa melewati Recycle Bin
Bila Anda menghapus file di bawah Windows, sistem operasi tidak benar-benar menghapusnya melainkan memindahkan file tersebut ke dalam Recycle Bin. Bila data yang dihapus berukuran besar, proses tersebut tentu akan memakan waktu beberapa menit.Bila Anda yakin tidak memerlukan data tersebut, tak perlu melalui Recycle Bin. Hal ini dapat dilakukan melalui option “Remove file immediately when deleted” dalam Properties Recycle Bin, atau dengan menekan tombol [Shift] saat melakukan perintah “Delete” pada satu atau beberapa file/folder
Menyembunyikan menu Find pada Start Menu
Jika Anda meng-enable setting berikut, maka Find yang terdapat pada Start Menu akan hilang.
Key:
HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\
CurrentVersion\Policies\Explorer
Value Name: NoFind
Data Type: DWORD Value
Data: (0 = tampilkan, 1 = sembunyikan)
Menyembunyikan menu Document pada Start Menu
Setting berikut akan menyembunyikan folder atau menu Document yang terdapat pada Start Menu.
Key : HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\
Policies\Explorer
Value Name : NoRecentDocsMenu
Data Type : DWORD Value
Data: (0 = tampilkan, 1 = sembunyikan)
Menyembunyikan menu Run pada Start Menu
Setting berikut akan menyembunyikan folder Document yang terdapat pada Start Menu.
Key : HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\
Policies\Explorer
Value Name : NoRun
Data Type : DWORD Value
Data: (0 = tampilkan, 1 = sembunyikan)
Menyembunyikan menu Help pada Start Menu [Win 2000]
Setting berikut akan menyembunyikan folder Document yang terdapat pada Start Menu.
Key : HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\
Policies\Explorer
Value Name : NoSMHelp
Data Type : DWORD Value
Data: (0 = tampilkan, 1 = sembunyikan)
Menyembunyikan menu Start Menu > Settings > Taskbar
Jika Anda meng-enable setting ini maka menu Taskbar yang terdapat pada Setting pada Start Menu akan hilang.
Key: HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\
CurrentVersion\Policies\Explorer
Value Name: NoSetTaskbar
Data Type: DWORD Value
Data: (0 = disabled, 1 = enabled/sembunyikan)
Menyembunyikan menu Start Menu > Settings > Folder Options
Jika Anda meng-enable setting ini maka menu Folder Options yang terdapat pada Start Menu - Setting akan hilang.
Key:
HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\
CurrentVersion\Policies\Explorer
Value Name: NoFolderOptions
Data Type: DWORD Value
Data: (0 = disabled, 1 = enabled/sembunyikan)
Menyembunyikan menu Start Menu > Settings > Control Panel
Jika Anda meng-enable setting ini maka menu Taskbar yang terdapat pada Setting pada Start Menu akan hilang.
Key: HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\
CurrentVersion\Policies\Explorer
Value Name: NoControlPanel
Data Type: DWORD Value
Data: (0 = disabled, 1 = enabled/sembunyikan)
Disable klik kanan pada Dekstop & Windows Explorer
Jika Anda meng-enable setting di bawah ini maka tidak ada yang bisa melakukan klik kanan pada Desktop & Windows Explorer. Dengan kata lain menu yang muncul waktu klik kanan tidak ada lagi.
Key: HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\
Policies\Explorer
Value Name: NoViewContextMenu
Data Type: DWORD Value
Data: (0 = disabled, 1 = enabled)
Untuk melihat perubahannya Anda perlu melakukan restart.
Disable klik kanan pada Taskbar
Jika Anda meng-enable setting di bawah ini maka tidak akan muncul menu waktu melakukan klik kanan pada Start Menu, Tab control, dan Clock.
Key: HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\
Policies\Explorer
Value Name: NoTrayContextMenu
Data Type: DWORD Value
Data: (0 = disabled, 1 = enabled)
Untuk melihat perubahannya Anda perlu melakukan restart.
Mengganti alignment/perataan teks pada Drop Down Menu
(drop down menu = menu yg muncul saat Anda mengklik menu File, Edit, Help, dll pd berbagai aplikasi Windows)
Secara default, alignment pada drop down menu adalah rata kiri. Kalau Anda suka, Anda bisa menggantinya menjadi rata kanan. Caranya :
Key: HKEY_CURRENT_USER\Control Panel\Desktop
Value Name: MenuDropAlignment
Data Type: String Value
Data: (0 = rata kiri, 1 = rata kanan)
Langkah terakhir sebelum melihat hasilnya adalah restart.
Mencegah perubahan setting Password
Jika Anda meng-enable setting ini, maka orang lain tidak dapat mengganti setting pada Control Panel - Password. Dengan kata lain orang lain tidak dapat mengganti password (jika komputer Anda memakai password Windows).
Key: HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\
Policies\System
Value Name: NoSecCPL
Data Type: DWORD Value
Data: (0 = disabled, 1 = enabled)
Mencegah perintah Shut Down
Setting berikut akan mencegah seseorang untuk mematikan komputer Anda. Hal ini berguna jika misalnya Anda meninggalkan komputer untuk beberapa saat dan Anda khawatir ada orang lain yang akan men-Shut Down komputer Anda.
Key: HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\
Policies\Explorer
Value Name: NoClose
Data Type : DWORD Value
Data: (0 = shutdown enabled, 1 = shutdown disabled)
Menyembunyikan semua item pada desktop
Setting berikut akan menyembunyikan semua item yang terdapat pada desktop Anda.
Key : HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\
Policies\Explorer
Value Name : NoDesktop
Data Type : DWORD Value
Data : (0 = disabled, 1 = enabled)
Menyembunyikan drive pada My Computer
Anda bisa menyembunyikan drive pada My Computer dengan cara masuk ke :
Key : HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\
Policies\Explorer
Value Name : NoDrives
Data Type : DWORD Value
Data :
Pada data bisa Anda isi dengan drive yang ingin Anda sembunyikan. Adapun nilainya adalah :
A: 1, B: 2, C: 4, D: 8, E: 16, F: 32, G: 64, H: 128, I: 256, J: 512, K: 1024, L: 2048, M: 4096, N: 8192, O: 16384, P: 32768, Q: 65536, R: 131072, S: 262144, T: 524288, U: 1048576, V: 2097152, W: 4194304, X: 8388608, Y: 16777216, Z: 33554432, ALL: 67108863
Menyembunyikan icon Network Neighborhood
Icon Network Neigborhood akan nampak pada desktop jika Anda menginstall Windows Networking. Jika Anda tidak suka, Anda bisa menyembunyikan icon tersebut.
Key: HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\
Policies\Explorer
Value Name: NoNetHood
Data Type: DWORD Value
Data: (0 = disabled, 1 = enabled/menyembunyikan icon)
Mendisable MS-DOS Command Prompt
Setting berikut ini akan mencegah “penggunaan” MS-DOS command prompt pada Windows.
Key:
HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\
Policies\WinOldApp
Value Name: Disabled
Data Type: DWORD Value
Data: (0 = disable, 1 = enable/mencegah MS-Dos command prompt)
Menghilangkan panah pada shortcut
Kalau kita membuat shortcut dari suatu aplikasi atau pun directory pasti akan kita lihat sebuah panah kecil. Dari segi penampilan, panah yang menutupi sebagian icon tersebut sangat menjengkelkan. Apalagi jika kita ingin menonjolkan gambar icon tersebut. Untuk itu ada sebuah cara untuk menghapus panah tersebut sehingga penampilan icon kita lebih menarik. Caranya buka registry editor, hapus string value “IsShortcut” yang ada di dalam subkey “lnkfile” dan “piffile” pada key “HKEY_CLASSES_ROOT” dari registry windows anda.
Mengganti Registered Owner dan Organization
Ketika Anda mengklik kanan My Computer maka Anda akan melihat kalimat Registered to …. Jika Anda keliru menuliskan nama pemilik dan organisasinya, Anda masih bisa untuk menggantinya, yaitu dengan cara masuk ke :
key : HKEY_LOCAL_MACHINE\SOFTWARE\Microsoft\Windows\
CurrentVersion
lalu ganti nama RegisteredOwner, RegisteredOrganization yang terletak pada panel sebelah kanan. Cara menggantinya yaitu dengan mengklik kanan Value Name tersebut.
Mengganti icon recycle bin
Bila Anda ingin mengganti icon recycle bin pada Windows Anda, buka registry editor dan cari :
Key: HKEY_CLASSES_ROOT\CLSID\{645FF040-5081-101B-9F08-00AA002F954E}\DefaultIcon
Value Name: (Default), Empty, dan Full
Data Type: String Value
Data: Path yang menunjukkan letak icon
Menyembunyikan semua item pada desktop
Setting berikut akan menyembunyikan semua item yang terdapat pada desktop Anda.
Key : HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\ Policies\Explorer
Value Name : NoDesktop
Data Type : DWORD Value
Data : (0 = disabled, 1 = enabled)
Mencegah akses ke Control Panel > Passwords
Kalau Anda pengen mengamankan komputer Anda, mencegah seseorang mengganti password Windows Anda, gunakan tips berikut ini.
Key : HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\System
Value Name : NoSecCPL
Data Type : DWORD Value
Data : (0 = disabled, 1 = enabled)
Menampilkan log on message
Kalau komputer Anda termasuk komputer publik, maksudnya komputer yang biasa dipake beramai-ramai, Anda dapat menambahkan log on message. Sehingga setiap pemakai komputer akan melihat message atau tulisan tersebut, yang berisi misalnya peringatan atau yang lainnya.
Caranya cukup mudah, pertama masuk ke registry editor lalu cari key di bawah ini :
Key HKEY_LOCAL_MACHINE\Software\Microsoft\Windows\
CurrentVersion\Winlogon
Value Name - LegalNoticeCaption (untuk captionnya)
- LegalNoticeText (untuk isinya)
Data Type String Value
Data Isi dengan text yang Anda inginkan
Mengganti icon pada start menu
Icon pada Start Menu yang itu-itu saja tentunya bikin kita cepat bosan. Walaupun Microsoft tidak pernah merelease tips & triknya, Anda bisa mengganti icon yang ada pada Start Menu tersebut. Untuk itu ikuti langkah-langkah di bawah ini :
Pertama cari key HKEY_LOCAL_MACHINE\Software\Microsoft\Windows\
CurrentVersion\explorer\Shell Icons\.
Pada panel sebelah kanan, buat string value baru. Caranya klik kanan, lalu pilih New - String Value. Beri nama string value tersebut sesuai dengan icon yang akan Anda ganti seperti tercantum pada tabel di bawah ini.
Klik 2x pada string baru tersebut dan isi dengan path atau letak icon yang akan Anda gunakan. Misalnya icon Anda terletak di C:\My Documents maka isi dengan “C:\My Documents\icon1.ico”.
Nama String Value Keterangan
19 Programs
43 Favorites
20 Documents
21 Settings
22 Find
23 Help
24 Run
44 Log Off
27 Shutdown
Mematikan komputer dalam jangka waktu yang kita inginkan
1. Pindahkan file shutdown dari c:\windows\system32\shutdown.exe ke dekstop (atau kemana saja tergantung selera dan keinginan kita).
2. Klik kanan shortcut-nya lalu klik properties. kemudian pada target, tambahkan : c:\windows\system32\shutdown.exe -s -t 1800.
Catatan :
* 1800 adalah hitungan komputer akan mati dalam detik. jadi setelah 1800 detik (30 menit) maka komputer akan mati sendiri. jadi hitungan mundur agar komputer kita mati tergantung kita, jadi kita bisa menambahkan atau menguranginya.
* dengan memindahkan file shutdown yang sudah dimodifikasi tadi ke start up, maka komputer akan mati dengan sendirinya.
Mencegah network terputus saat standby
1. My Computer - Properties - Device Manager
2. Klik kanan ethernet card - Properties - Power Management
3. Uncheck option “Allow the computer to turn off this device to save power”
Mempercepat tampilan menu START
1. Klik START -> RUN -> ketik REGEDIT.
2. Bakalan muncul window registry editor. Pencet F3/Ctrl+F, cari kata MenuShowDelay.
3. Di kolom sebelah kanan bakalan di highlighted bagian MenuShowDelaynya, double klik.
4. Ubah angka pada kolom MSD-nya. Secara default, angka yang tertera adalah 400. Silahkan ubah sesuka anda. Tapi yang jadi catatan, semakin kecil angkanya maka akan semakin cepat tampilan menu All Program di START menu. Dan sebaliknya, semakin besar, maka akan semakin memperlambat. Coba saja ganti dengan angka 0.
5. Klik OK. Tutup window regedit.
6. Restart komputer.
7. Klik START, rasakan perbedaannya. Enjoy it!
Refresh Isi Windows Explorer
1. Start > Run > regedit
2. Cari registry value “UpdateMode” pada HKEY_LOCAL_MACHINE\System\CurrentControlSet\Control\Update
3. ubah angka 0 mejadi 1 agar refresh lebih cepat.
Hilangkan pesan error pada Windows XP
1. Start > Control Panel > System > klik tab advanced di dalam System properties > klik button Error Reporting
2. Klik radio button lalu set “Disable Error Reporting
3. klik ok 2x.
Instant Victory di Freecel
1. Buka Games Freecel -> New Games (F2) -> Pencet CTRL+Shift+F10 secara bersamaan.
2. Ketika muncul dialog Box, pilih Abort kalo mau langsung menang atau Retry kalo mau langsung kalah dan Ignore untuk mengulang permainan secara default.
3. Kemudian jalankan salah satu kartu dengan mengkliknya.
Trik untuk mereset password
1. Booting dari bootable CD
2. Masuk ke rocovery consolenya
3. Cari file SAM , ada di folder SYSTEMROOT%\system32\config
4. Hapus file ini
5. Restart ulang PC
6. Pada saat dialog login, jangan masukkan password, langsung tekan enter
7. Tunggu beberapa saat, mudah2an bisa login :-)
Mencegah perintah Shut Down
Setting berikut akan mencegah seseorang untuk mematikan komputer Anda. Hal ini berguna jika misalnya Anda meninggalkan komputer untuk beberapa saat dan Anda khawatir ada orang lain yang akan men-Shut Down komputer Anda.
Ikutilah langkah berikut.
Klik Start*Run, ketikkan regedit lalu tekan Enter.
Key: HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows \CurrentVersion\Policies\Explorer
Value Name: NoClose
Data Type : REG_DWORD
Data: (0 = shutdown enabled, 1 = shutdown disabled)


So, jangan ragu untuk saling berbagi kapan saja dan kepada siapa saja ;)

Sumber Artikel:
1. http://www.urangbanua.com/tips-triks.html
 2. http://hendra-firstmyblog.blogspot.com/2012/10/kumpulan-tips-triks-windows.html



0

Keamanan Sistem Komputer_Model Penyandian

a. Penyandian Monoalfabetik
Sandi Caesar, atau sandi geser, atau Geseran Caesar adalah salah satu teknik enkripsi yang paling dasar, paling sederhana ,dan paling terkenal. Sandi ini hanya cukup menggeser sebanyak n buah. Hasil penggeseran tersebut adalah hasil enkripsi sandi Caesar.
Sebagai contoh, jika n = 3, maka kata „Aku ingin mandi‟ berubah menjadi „Dnx lqjlq pdqgl‟.

Proses memecahkan(deskripsi) Sandi Caesar ini termasuk hal yang mudah karena kita sudah tahu bagaimana mekanisme sandi itu.
Caranya tinggal digeser kembali sebanyak n buah sampai mendapat suatu teks yang pas untuk dibaca dan dimengerti.
Misal contoh „Dnx lqjlq pdqgl‟ tadi, dengan cara „brutal‟, tuliskan saja 26 kemungkinan yang ada (karena nilai n berkisar antara 1 dan 26).
Untuk n = 1, maka teks tersebut menjadi „Cmw kphkp ocpfk‟. Karena teks masih aneh maka dilanjutkan untuk n = 2.
Ketika n = 2, teks menjadi „Blv jogjo nboej‟. Jika n = 3, maka teks menjadi „Aku ingin mandi‟. Karena teks tersebut sudah dapat dibaca dan dimengerti, maka nilai n yang berlaku untuk sandi tersebut adalah 3 atau dengan kata lain digunakan geseran tiga.

b. Penyandian Polialfabetik
Sandi Vigenère merupakan salah satu bentuk penyandian polialfabetik. Sandi Vigenere adalah metode menyandikan teks alfabet dengan menggunakan deretan sandi Caesar berdasarkan huruf-huruf pada kata kunci. Kelebihan sandi ini dibanding sandi Caesar dan sandi monoalfabetik lainnya adalah sandi ini tidak begitu rentan terhadap metode pemecahan sandi yang disebut analisis frekuensi. Giovan Batista Belaso menjelaskan metode ini dalam buku La cifra del. Sig. Giovan Batista Belaso (1553); dan disempurnakan oleh diplomat Perancis Blaise de Vigenère, pada 1586. Pada abat ke-19, banyak orang yang mengira Vigenère adalah penemu sandi ini, sehingga, sandi ini dikenal luas sebagai "sandi Vigenère".
Sandi ini dikenal luas karena cara kerjanya mudah dimengerti dan dijalankan, dan bagi para pemula sulit dipecahkan. Pada saat kejayaannya, sandi ini dijuluki le chiffre indéchiffrable (bahasa Prancis: 'sandi yang tak terpecahkan'). Metode pemecahan sandi ini baru ditemukan pada abad ke-19. Pada tahun 1854, Charles Babbage menemukan cara untuk memecahkan sandi Vigenère. Metode ini dinamakan tes Kasiski karena Friedrich Kasiski-lah yang pertama mempublikasikannya.
Cara kerja


Tabel Vigenère, atau tabula recta, dapat digunakan untuk enkripsi maupun dekripsi sandi Vigenère.
Sandi Vigenère sebenarnya merupakan pengembangan dari sandi Caesar. Pada sandi Caesar, setiap huruf teks terang digantikan dengan huruf lain yang memiliki perbedaan tertentu pada urutan alfabet. Misalnya pada sandi Caesar dengan geseran 3, A menjadi D, B menjadi E and dan seterusnya. Sandi Vigenère terdiri dari beberapa sandi Caesar dengan nilai geseran yang berbeda.
Untuk menyandikan suatu pesan, digunakan sebuah tabel alfabet yang disebut tabel Vigenère (gambar). Tabel Vigenère berisi alfabet yang dituliskan dalam 26 baris, masing-masing baris

Sumber Artikel:
1. http://a11-4701-03357.blogspot.com/2010/10/model-penyandian.html 

2. http://hendra-firstmyblog.blogspot.com/2012/10/keamanan-sistem-komputermodel-penyandian.html


0

Cara_Trik Mencari Tipe Handphone Yang Cocok Untuk Pengembangan Aplikasi Java (JME)

Sabtu, 13 Oktober 2012
hp_plus_jme
Dulu sering sekali saya bingung untuk mencari tipe handphone apa yang cocok digunakan untuk program JME yang akan saya buat. Pernah beberapa kali saya membeli handphone untuk digunakan dalam pengembangan aplikasi JME namun tidak dapat digunakan akhirnya karena tidak sesuai dengan spesifikasi program yang saya buat.
Untuk orang yang mempunyai banyak koleksi handphone atau memiliki relasi di konter handphone mungkin mencari handphone yang kompatibel dengan program JME yang dikembangkan tidak susah karena dapat meminjam handphone untuk mecoba programnya. Bagi yang tidak punya akses untuk meminjam handphone sana-sini dan takut salah beli nantinya, ini ada beberapa tips menarik dari saya:
  1. Cari tau program yang akan dikembangkan berlandaskan platform CDC / CLDC dan MIDP versi berapa
  2. Cari tau spesifikasi teknologi java (JSR) apa saja yang digunakan untuk pengembangan program anda atau program yang ingin digunakan, contoh:
    • Kalau ingin menggunakan koneksi bluetooth dalam programnya maka spesifikasi yang dibutuhkan adalah Bluetooth Wireless Technology API (JSR-82)
    • Kalau ingin aplikasi dapat mengirimkan sms berarti membutuhkan Wireless Messaging Api (JSR-120)
  3. Tulislah dalam bentuk daftar JSR yang anda akan gunakan nantinya di program, hal ini penting karena jika handphone yang ada gunakan tidak mendukung JSR yang digunakan dalam program yang akan diinstal maka program tidak akan dapat dijalankan
  4. Download white paper merek beserta seri handphone yang anda akan gunakan (contoh: white paper Sony Erricson Naite), biasanya white paper handphone disediakan di website resmi pembuat handphone tersebut
  5. Di white paper handphone yang anda download pasti ada daftar JSR yang didukung oleh handphone tersebut, cross check daftar JSR yang ada di white paper dengan catatan daftar JSR yang anda akan gunakan
  6. Jika sudah dicek semua dan JSR yang akan digunakan didukung semua di handphone yang anda akan gunakan, berarti handphone tersebut sudah cocok dengan program yang anda akan kembangkan
Dengan mengikuti langkah di atas maka anda dapat memperkecil kemungkinan tidak dapat menggunakan handphone anda gunakan untuk mengembangkan aplikasi JME anda.  Walaupun begitu cara paling aman mungkin adalah cari handphone untuk dipinjam agar dapat digunakan untuk pengetesan program.
* tambahan: biasanya handphone keluaran 2007 ke atas sudah mendukung banyak spesifikasi Java

Sumber Artikel: http://www.teknojurnal.com/2010/01/06/mencari-tipe-handphone-yang-cocok-untuk-pengembangan-aplikasi-java-jme/

BY: http://hendra-firstmyblog.blogspot.com/2012/10/caratrik-mencari-tipe-handphone-yang.html



0

Aplikasi_Java ME Untuk Mengambil Koordinat Lokasi Di Handphone Tanpa Menggunakan GPS

lbs
Servis berbasis lokasi (atau kerennya biasa disebut Location Based Service) adalah salah satu bidang yang lagi tren untuk sekarang baik itu untuk  aplikasi handphone, desktop, atau web. Lihat saja contohnya sudah banyak yang bermunculan seperti Foursquare dan Koprol, ditambah dengan fitur lokasi di Twitter dan Facebook kabarnya juga akan menambahkan fitur lokasi dalam waktu dekat.
Kali ini saya akan sharing tentang bagaimana caranya membuat aplikasi di handphone yang menyediakan fitur lokasi. Sekarang ini yang saya tau ada beberapa media yang dapat digunakan mengambil posisi seseorang menggunakan handphone, yaitu dengan cara mengambil data lokasi dari nomor identitas BTS terdekat (CellID), eksternal GPS, dan built-in GPS.

Global Positioning System (GPS)

Kalau kita menggunakan GPS untuk mengambil datanya, baik itu yang eksternal atau yang built-in, membutuhkan biaya yang cukup besar karena GPS eksternal paling murah yang saya tau itu sekitar 500 ribuan yang dapat di-pair dengan handphone, sedangkan handphone yang sudah memiliki GPS terpasang didalamnya kisaran harganya setau saya di atas 2 juta semua. Cukup mahal bukan hehe :D , apalagi untuk kantong mahasiswa.

CellID

Nah cara yang satu lagi adalah dengan mengambil CellID dari BTS terdekat. Kita tidak memerlukan apa-apa untuk mengambil informasi CellID tersebut karena ini sudah ada sejak handphone jaman jadul. CellID sebetulnya itu makanan sehari-harinya anak teknik telekomunikasi, gak perlu kita bahas panjang lebar untuk ini hehe. Ya singkatnya dengan menggunakan CellID kita dapat mengetahui posisi handphone seseorang.
CellID jeleknya jika dibandingkan dengan menggunakan GPS adalah keakuratannya, keakuratan data yang didapat dengan menggunakan CellID bergantung pada seberapa “canggih” daerah anda hehe, kalo anda menggunakan CellID di Irian Jaya yang notabene BTS-BTS-nya pasti sedikit pasti tingkat keakuratannya rendah, tapi jika anda menggunakan CellID di daerah padat Jakarta seperti Jalan Sudirman maka tingkat keakuratannya lebih tinggi.

Alur Pemprosesan CellID Menggunakan Java ME

Nah, poin menariknya adalah ini, dengan menggunakan Java ME untuk membuat program yang dapat mengambil data CellID lalu memprosesnya menjadi koordinat bumi tidaklah rumit. Pertama yang kita harus lakukan adalah mengakses properti sistem dari handphone yang digunakan untuk mengambil data CellID, contoh untuk handphone merek Sony Erricson properti yang harus kita akses adalah sebagai berikut:
  1. com.sonyericsson.net.cellid => untuk mengambil CellID dari handphone
  2. com.sonyericsson.net.cmcc => untuk mengambil kode negara (MCC)
  3. com.sonyericsson.net.cmnc => untuk mengambil kode jaringan handphone (MNC)
  4. com.sonyericsson.net.lac => untuk mengambil kode area lokal (LAC)
4 properti di atas diperlukan untuk mengambil koordinat kita CellID, MCC, MNC, dan LAC. Jika anda menggunakan handphone jenis lain, cek dokumen whitepaper dari jenis handphone yang anda gunakan, biasanya di situ terdapat properti sistem yang menyimpan keempat data tersebut.
Setelah kita mendapatkan keempat data tersebut, kita tinggal meng-query data-data tersebut di database yang menyimpan data-data CellID dari berbagai negara. Salah satu yang menyediakan database CellID tersebut adalah opencellid.org, opencellid.org menyediakan API untuk mengakses database CellID. Hasil pemprosesan data-data CellID yang kita masukkan ke opencellid.org berupa data XML yang berisi koordinat dan informasi-informasi tambahan dari CellID yang kita masukkan.

Source Code Program Pemprosesan CellID

Oke, setelah penjelasan umum mengenai cara untuk mengambil posisi seorang menggunakan CellID, sekarang saatnya kita mengimplementasikannya dalam bentuk program handphone yang dibuat menggunakan Java ME. Langung saja download di sini: source code
Ada 3 file di source yang saya berikan:
  1. CellID.java => class yang berisi fungsi-fungsi statik untuk mendapatkan CellID hingga memprosesnya menjadi koordinat
  2. HttpRequest.java => class yang berisi fungsi untuk HTTP request
  3. MainApp.java => midlet class yang berisi contoh penggunaan class CellID
Setiap kodingan sudah Kami berikan inline comment sebagai deskripsi fungsi-fungsi dari tiap koding yang ada, jadi tidak perlu dituliskan di sini. Selamat mencoba kalau begit.....
Wassalam.........
BY:<HHH>
Sumber Artikel: http://www.teknojurnal.com/2010/03/30/aplikasi-java-me-untuk-mengambil-koordinat-lokasi-di-handphone-tanpa-menggunakan-gps

http://hendra-firstmyblog.blogspot.com/2012/10/aplikasijava-me-untuk-mengambil.html
0

Setup Lingkungan Kerja Untuk Pengembangan Aplikasi Android Berbasis Eclipse

Android
Android bisa dibilang salah satu platform mobile yang sedang hot-hotnya sekarang hehe. Berbeda dengan Windows 7 Mobile atau iPhone yang bersifat tertutup, platform Android bersifat open source sehingga memungkinkan developer untuk mengakses berbagai macam fitur handphone dengan lebih mudah dan tidak dibatasi oleh peraturan vendor.
Minggu  lalu saya mulai memasuki dunia pengembangan Android berhubung tuntutan kerja, namun saya sendiri memang sangat tertarik untuk mengembangkan aplikasi untuk platform Android. Dengan antusias-nya saya mengikuti petunjuk instalasi Software Development Kit (SDK) Android di situs resminya. Tapi setelah saya coba ikuti petunjuknya saya terbentur kendala ketika memasuki tahap instalasi platform Android di SDK yang sudah saya download dan install. Hal ini dikarenakan oleh package updater di aplikasi setup Android sering eror tidak bisa mendowload daftar komponen Android.
Oleh karena itu saya buatkan tahap-tahap setup lingkungan kerja untuk pengembangan aplikasi Android dengan lebih mendetail. Berikut adalah tahap-tahapnya:
  1. Download SDK Android di http://developer.android.com/sdk/index.html, sesuaikan dengan sistem operasi anda
  2. Ekstrak hasil download SDK tersebut, untuk contoh di artikel ini di ekstrak di folder root C:
  3. Set environment variable dari instalasi android anda dengan mengklik kanan di My Computer -> Properties -> Advanced -> Environment Variables -> edit variabel PATH di System variables dan tambahkan path ke folder tools di folder instalasi SDK Android anda (contoh: C:\android-sdk-windows\tools)
  4. Download platform dan komponen lainnya yang diperlukan, untuk melakukan hal ini ada 3 pilihan:
    1. Jalankan SDK Setup di folder SDK anda, secara otomatis aplikasi setup akan mengambil data dari server Google tentang platform dan komponen lainnya yang dapat anda download. Anda tinggal memilih komponen yang anda perlukan dari daftar yang ada.
    2. Jika aplikasi setup tidak berhasil untuk mendownload data dari server, anda bisa ke Settings -> centang Force https://… sources to be fetched using http://… setelah itu setup akan mencoba untuk mendownload lagi data dari server. Anda tinggal memilih komponen yang anda perlukan dari daftar yang ada.
    3. Bila metode pertama dan kedua masih gagal juga maka anda harus mendownload manual komponen-komponen yang diperlukan, download komponen yang anda butuhkan di sini:
      Android SDK Docs for Android API 7, revision 1
      Pilih versi platform Android yang anda butuhkan (cek sesuai dengan spesifikasi dari target handphone yang akan digunakan)
      Android SDK Platform 1.1
      Android SDK Platform 1.5
      Android SDK Platform 1.6
      Android SDK Platform 2.0
      Android SDK Platform 2.1
      Setelah anda mendownloadnya, ekstrak platform yang anda download di folder platforms dari folder instalasin SDK Android anda
  5. Jika anda belum mempunyai Eclipse, download Eclipse versi mobile (Eclipse Pulsar) terbaru di link ini lalu ekstrak di lokasi mana saja
  6. Jalankan Eclipse Pulsar anda lalu pilih menu Help -> Install new Software
  7. Di dialog Available Software, pilih Add…
  8. Masukkan nama dari remote site pada dialog Add Site (contoh: “Android Plugin”)
  9. Masukkan url “https://dl-ssl.google.com/android/eclipse/” di field Location (jika tidak terdapat kesulitan menggunakan url teresebut, ganti protokolnya menjadi http), lalu klik OK
  10. Centang box di sebelah Developer Tools ketika muncul di daftar, lalu klik Next
  11. Akan muncul dialog Install Details, klik Next
  12. Ketika plugin telah selesai diinstal, klik Finish lalu restart Eclipse
  13. Sekarang Eclipse anda sudah terintegrasi dengan SDK Android anda, anda tinggal menambahkan emulator Android dengan mengklik menu Window -> Android SDK and AVD Manager
  14. Klik tombol New, lalu beri nama emulator Android anda (contoh: android_emulator)
  15. Set target platform emulator Android anda sesuai pilihan lalu klik tombol Create AVD
Selesai sudah hehe, sekarang komputer anda sudah dilengkapi dengan SDK Android beserta Eclipse yang sudah terintegrasi penuh dengan SDK Android anda. Tunggu apa lagi, saatnya otak-atik proyek android hehe.
Selamat mencoba :BY: <HHH>

Sumber: http://www.teknojurnal.com/2010/04/11/setup-lingkungan-kerja-untuk-pengembangan-aplikasi-android-berbasis-eclipse/
 http://hendra-firstmyblog.blogspot.com/2012/10/setup-lingkungan-kerja-untuk.html



0

Trik_Cara membuka memori MMC yang terkunci pada handphone

Jumat, 05 Oktober 2012
Tips dan trik membuka memori MMC yang terkunci pada handphone
Awalnya coba - coba mengunci memori MMC berharap untuk mengamankan data - data agar tidak dapat dicuri oleh tangan - tangan jail yang tidak bertanggung jawab. Tapi setelah memorinya berhasil dikunci terus kita lupa kodenya hingga tidak dapat dibuka di handphone lain milik kita ( Hanya bisa di buka di Handphone yang mengunci ) sedangkan Handphone yang menguncinya akan saya jual. Apa yang harus kita lakukan?

 
Jangan panik, sedih atau bahkan membuangnya. Disini saya mencoba untuk membantu anda semua yang mengalami hal seperti itu.Langsung saja untuk dapat menggetahui kode MMCnya diperlukan suatu aplikasi yaitu fileman atau system explorer dan perlu diingat kode dapat diketahui di handphone yang telah menguncinya.
1. Buka aplikasi fileman, explorer atau aplikasi lain yang bisa masuk disistem.

2. Pilih phone memori dengan logo C

3. Pilih system

4. Cari file MMCstore biasanya ada di bawah.

5. Tambahkan titik dan txt dibelakang MMCstore ( MMCSTORE.Txt )

6. Buka file tersebut setelah diedit.

7. Maka tampaklah sebuah kode.

8. Sekarang anda telah menggetahui kodenya. Sekarang anda bisa memasukan memory ke dalam hanphone yang lain. Dan anda jugaboleh menjual handphone yang telah mengunci memory anda.
 
Sekian dan terimakasih
Wassalam
 
Sumber ========>http://komputerinside.blogspot.com/2010/04/tips-dan-trik-membuka-memori-mmc-yang.html
0

Trik_Cara Install Ulang Symbian OS

Sering kali kita mengalami system error pada type hp yg menggunakan SO symbian, hal ini biasanya di sebabkan oleh errornya aplikasi-aplikasi atau terhapusnya file-file pendukung pada hp tersebut. Untuk itu bagi anda pengguna Ponsel type SO Symbian ada cara untuk mengatasinya, ikuti langkah² berikut

1. Aktifkan HP tersebut
2. tekan *#7370#
3. kemudian hp aku meminta konfirmasi "Restore Default" tekan OK
4. masuk 5 digit kode kunci HP (default Nokian 12345)
5. kemudian HP akan melakukan restart
6. tunggu sampai HP aktif kembali

Nb: HP akan kembali ke setting awal dari nokia, hal ini memungkinkan anda kehilangan contact, message, notes, selain isi dari memory card semua akan terhapus

Tambahan lagi
Apabila anda lupa kode kunci HP anda, berikut langkah²nya
1. Non aktifkan hp tersebut
2. tekan ok + * + 3
3. Dengan menahan ketiga tombol pada langkah no 2, kemudian tekan tombol power
4. Tunggu sampai tampil tulisan FORMATING di layar HP tersebut, kemudian lepas keempat tombol tadi

5. Setelah melakukan format, HP akan kembali melakukan restart

Nb: HP akan kembali ke setting awal dari nokia, hal
ini memungkinkan anda kehilangan contact, message, notes, selain isi
dari memory card semua akan terhapus.

Beberapa kerusakan yang bisa diperbaiki dengan cara di atas
1. HP blank
2. HP sering hang
3. Apabila tertulis "starup failed contact your retailer"
4. Apabila tertulis "app closed"
5. Apabila tertulis "system error"
6. Jika kita mulai mengakfikan HP, tetapi hanya sampai tulisan NOKIA kemudian HP restart kembali

Kalo basisnya java, biasanya pada ponsel sudah menyediakan menu pilihan utk melakukan restore default, jika tidak terdapat pada menu ponselnya, kita mesti menggunakan alat flasher seperti ultima box
Lanjut lagi

Sekarang akan share masalah yang sering dialami oleh HP Type DCT3 & DCT4
contohnya yang paling sering pada type N 2300, N 1110, N 1112, N 2310, N 3100,N 2600,
pada type HP diatas sering kali kita alami adalah hilang suara ringtone, biasanya itu terjadi karena jalur listrik yang mengalir ke speaker ringtone kotor. Ini bisa kita perbaiki dalam waktu kurang dari 5 menit.
Berikut caranya:
1. Lepas baut pada HP tersebut
2. Lihat posisi jalur listrik yang mengalir ke speaker itu bentuk speakernya seperti speaker tape tetapi lebih kecil
3. Bila kita sudah tau posisinya bersihkan lempengan kuningan pada papan PCB dengan penghapus pena/pensil.
4. Pasangkan kembali, tinggal di test apakah suaranya sdh ada atau belum

Kira kira mudah bukan?
lumayan bisa menghemat ongkos servis
biasanya di counter biaya servisnya antara 50 s/d 100rb, padahal sangat mudah malahan hanya bermodal 1 obeng HP dan 1 penghapus pena/pensil

Sumber Artikel ======> http://komputerinside.blogspot.com/2009/12/install-ulang-symbian-os.html
http://hendra-firstmyblog.blogspot.com/2012/10/trikcara-install-ulang-symbian-os.html
0

Dasar_Dasar Kriptografi & Implementasinya

Dokumen ini dibuat dengan tujuan untuk memasyarakatkan kriptografi dan meng-kriptografikan masyarakat. Karena, masih banyak kawan-kawan yang menganggap kriptografi sebagai ilmu yang sangat tinggi dan sulit dipelajari, bahkan ada yang mengkategorikan ilmu ini sebagai ilmu gaib.Saya tidak akan bilang bahwa ilmu ini mudah, dan dapat dipelajari hanya dalam waktu semalam. Tidak kawan, semua ilmu yang bagus butuh proses.
Dokumen ini tidak dibuat untuk menjadi referensi utama untuk kriptografi. Karena, kriptografi terlalu luas untuk dibukukan dalam satu buku setebal novel Lord of The Ring, apalagi dalam satu dokumen facebook seperti ini! Lebih tepat jika dokumen ini dijadikan sebagai “penunjuk jalan” ke dunia kriptografi yang menarik dan menyenangkan dengan kemungkinan eksploitasi tanpa batas. Untuk kawan-kawan yang sudah lebih tinggi ilmu dan pengalamannya di bidang ini, dengan segala kerendahan hati, saya mohon izin dan maklum atas kesalahan yang mungkin ada di dokumen ini.
Tujuan awal dari kriptografi adalah menyembunyikan isi pesan sehingga tidak dapat terbaca oleh pihak-pihak yang tak diinginkan, tetapi masih dapat dimengerti oleh pihak yang dituju. Seiring perkembangan jaman, kriptografi banyak diterapkan di berbagai bidang, mulai dari tukar menukar informasi di perang dunia kedua, hingga dunia komputerisasi yang kita alami saat ini.
Dokumen ini, tentu saja, tidak akan membahas bagaimana pasukan Nazi mengoperasikan “Enigma”, sehingga membingungkan pihak sekutu. Dokumen ini “hanya” akan membahas kriptografi dan implementasinya di bidang IT. Implementasi yang akan ditunjukkan juga hanya implementasi dasar dan bersifat “offline”, bukan implementasi canggih seperti “email transaction”, “pay pal autorization”, “handshake cryptographic”, dll. Tapi, percayalah kawan, semua implementasi canggih itu, berdasar dari implementasi dasar ini.
Dalam dokumen ini akan dipakai istilah yang umum dipakai dalam dokumen-dokumen kriptografi. Contohnya adalah “plain text”, yaitu pesan asli yang hendak disampaikan. “Cipher text“, yang artinya pesan yang telah di-enskripsi. Dan istilah-istilah lainnya yang mungkin membingungkan, maaf bila itu terjadi.
Sesuai judulnya, dokumen ini menggunakan Borland Delphi 7 sebagai compiler kode-kode yang digunakan. Kenapa? Yap, karena saya memang paling nyaman menggunakan Delphi dengan versi tersebut untuk hal-hal yang berbau kriptografi. Anda bisa memilih menggunakan compiler lain yang paling anda sukai. Untuk library yang dijadikan referensi kriptografi, saya selalu mempercayakan kepada bang Barton, di situs : http://www.cityinthesky.co.uk/opensource/dcpcrypt. Selain open source, alasan saya menggunakan library tersebut adalah kelengkapan dari metode kriptografi yang digunakan. Namun lagi-lagi, ini tidak mengikat. Anda bebas menggunakan library manapun yang paling cocok dengan anda, atau bila anda sudah cukup memahami alur dari algoritma suatu metoda, anda bisa menulis library sendiri.
File-file implementasi yang disertakan dalam dokumen ini merupakan source yang siap di-compile. Bagi kawan-kawan yang memiliki Borland Delphi 7 terinstall di komputernya, bisa langsung meng-klik file dengan ekstensi “dpr”. Bagi yang tidak menginstall compiler tersebut, untuk mengetahui isi kode program, bisa membuka file dengan ekstensi “pas” dengan notepad atau text editor lainnya. File “exe” juga disertakan untuk melihat implementasinya secara langsung.
Dari output yang dihasilkan, kriptografi dapat dibagi menjadi dua, yaitu kriptografi “satu-arah” dan “dua arah”. Dan dalam kriptografi “dua-arah” pun, bila dilihat dari jenis “key” yang digunakan, dapat dibagi menjadi dua, yaitu “symetric key” dan “asymetric key”. Begitulah kira-kira kerangka dari dokumen ini. Walaupun terbagi-bagi seperti itu, tidak menutup kemungkinan semua jenis kriptografi tersebut di implementasikan bersama-sama, atau yang lebih dikenal dengan metode “hybrid”. Pada akhir dokumen, akan diperlihatkan implementasi dari metode hybrid ini.
Dalam implementasinya di dunia IT, plain text yang diinput ke dalam kriptografi, bentuknya bisa bermacam-macam. Bisa file exe, dokumen, gambar, musik, dan semua file digital lainnya. Tergantung dari sang pengguna yang meng-implementasikannya. Inilah mengapa kemungkinan dalam kriptografi menjadi tak terbatas dan sangat menarik!
<><><><><><><><>
Kriptografi Satu Arah
<><><><><><><><>
Sesuai namanya, kriptografi ini hanya bisa berjalan satu arah. Atau dengan kata lain, hanya bisa merubah plain text menjadi cipher text, tapi tidak bisa mengembalikan cipher text menjadi plain text. Kriptografi jenis ini sering disebut sebagai “hash”. Ciri khusus hash ini adalah, chiper text yang dihasilkan berbeda-beda (unik) untuk setiap plain text yang di input. Karena ciri khusus ini, hash sering kali dimanfaatkan sebagai “sidik jari” suatu file atau dokumen.
Metode hash yang umum digunakan adalah MD5, SHA1, RipeMD128. Sebenarnya masih banyak metode lainnya, tapi dalam implementasi yang akan disajikan, metode hash yang digunakan adalah ketiga metode tersebut. Implementasi bisa di download di :
http://www.mediafire.com/?4yz9vj0v8sbydf3

Dengan mengeksekusi file “exe” dari implementasi tersebut, dapat kita lihat bahwa tools ini mampu menghitung hash dari plain text dengan jenis text maupun file. Tapi, jangan coba-coba menghitung hash dari file yang berukuran >= 10 MB dengan tools ini, kecuali jika prosessor anda cukup mumpuni. Karena memang, implementasi ini dirancang dengan tidak memperhatikan optimasi pembacaan file. Silahkan anda optimasi sesuka anda. :)
Dalam implementasi tersebut, kode utama terletak pada file “Unit1.pas”. File “DCPmd5.pas”, “DCPsha1.pas”, dan “DCPripemd128.pas” merupakan library dari metode yang bersangkutan yang disediakan oleh DCPCrypt. Sedangkan, file “DCPcrypt2.pas”, “DCPconst.pas”, “DCPblockciphers.pas”, dan “DCPbase64.pas” merupakan file yang “diwajibkan” oleh
DCPCrypt untuk ditaruh di folder yang sama dengan kode utama. Atau bila anda sudah menginstall Borland Delphi 7, anda bisa melihat itu semua dengan membuka file “Project1.dpr”. File yang lain bisa diabaikan, karena merupakan hasil “generate” dari compiler.
Oke, kita coba bedah “source code” dari tool ini untuk memperjelas implementasi kriptografi satu arah atau “hash” ini. Mari kita lihat pada kode utama di baris 42 sampai baris 100. Di situ dapat kita lihat tiga fungsi untuk menghitung masing-masing metode hash. Fungsi-fungsi ini dibuat sendiri oleh saya dengan berpedoman pada petunjuk pemakaian yang dianjurkan oleh DCPCrypt, yang artinya fungsi ini tidak “baku”, dan ya, anda bisa membuat versi yang berbeda sesuai dengan kebutuhan dari implementasi yang anda inginkan.
Dari ketiga fungsi tersebut, dapat kita lihat bahwa fungsi tersebut membutuhkan 1 parameter yang memiliki tipe String, dan akan mengembalikan String juga. Hal ini saya lakukan dengan pertimbangan untuk mempertahankan format awal kriptografi, dari Plain Text berbentuk string menjadi Cipher Text berbentuk string juga. Tapi sekali lagi, ini tidak baku, anda bisa mengganti parameter input menjadi tipe array dari byte misalnya, untuk membaca stream.
Lalu di baris 122 sampai baris 171 pada kode utama, dapat kita lihat proses perhitungan hash dilakukan pada saat user meng-klik tombol “Hash It”. Dapat kita lihat, jika user memilih untuk menggunakan mode “Text”, maka kodenya cukup simpel, hanya meng-assign variable “strPlain” dengan apa yang di-input oleh user. Yang sedikit “tricky” adalah jika user memilih mode “File”, atau menghitung hash dari File yang dipilih. Berbagai macam pendekatan bisa dilakukan di sini. Mengingat ketiga fungsi untuk menghitung hash tadi membutuhkan Plain Text dengan bentuk string, maka pendekatan yang saya pilih adalah merubah semua “isi” file ke dalam bentuk string, lalu meng-assign string tersebut ke dalam strPlain. Setelah variable strPlain siap, kita masukkan variable tersebut sebagai parameter di fungsi untuk menghitung hash dengan metode yang dipilih user.
Demikianlah salah satu contoh implementasi kriptografi satu arah. Implementasi ini bisa dimanfaatkan untuk mengecek ke-aslian suatu file, karena bila suatu file sudah di modifikasi, maka nilai hash akan berubah. Bila anda tertarik untuk melihat detail dari algoritma dari setiap metode, anda bisa melihatnya pada file “pas” yang bersangkutan. Atau saran saya, coba debug program tersebut, agar anda dapat “merasakan” bagaimana algoritmanya mengalir.
<><><><><><><><>
Kriptografi Dua Arah
<><><><><><><><>
Kriptografi jenis ini mungkin sering direferensikan sebagai kriptografi yang “sesungguhnya”, karena memiliki metode “encrypt” untuk merubah plain text menjadi cipher text, dan metode “decrypt” untuk mengembalikan cipher text menjadi plain text. Dalam kriptografi jenis ini, selain plain text dan cipher text, dibutuhkan parameter lainnya yang disebut “key”. Saat ini dikenal dua jenis key yang digunakan, yaitu “Symmetric Key” dan “Assymetric Key”.
Yang perlu diingat dalam proses kriptografi dua arah ini adalah, proses encrypt dan decrypt harus memiliki operasi yang saling bertolak belakang. Misal, pada proses encrypt kita menggunakan operator “+” (tambah), maka pada proses decrypt kita harus menggunakan operator “-“ (kurang). Karena itu, dalam implementasi kriptografinya proses encrypt dan decrypt dibuat menjadi dua implementasi yang berbeda, namun saling melengkapi. Untuk proses decrypt, implementasi akan meniru proses verifikasi serial sebuah software, sedangkan untuk proses encrypt, implementasi akan bertindak sebagai “keygen”-nya.
————————
Symmetric Key
————————
Yang dimaksud dengan symmetric key atau key yang simetris adalah, parameter key yang digunakan dalam proses encrypt dan decrypt, sama. Panjang dari parameter key ini pun bervariasi tergantung dari metoda yang digunakan. Dalam implementasi yang akan diberikan, metoda yang digunakan adalah RC4 dan Blowfish, dengan panjang key 128 bit atau 16 byte.
Dengan alasan tertentu, implementasi akan diberikan dan dibahas dimulai dari proses decrypt terlebih dahulu. Implementasi decrypt dapat di download pada:
http://www.mediafire.com/?iefq1v1pzvqbt9l

Sekali lagi, implementasi ini meniru verifikasi serial sebuah software, tetapi tentu saja, dibuat se-sederhana mungkin, agar proses kriptografinya lebih menonjol. Jadi, implementasi ini bersifat sebagai “penerima” pesan, kemudian mencoba men-decrypt pesan tersebut dan mem-verikasikan apakah pesan tersebut berasal dari “pengirim” pesan yang sah atau tidak.
File-file yang terdapat dalam implementasi ini, tidak jauh berbeda dengan yang berada pada implementasi kriptografi satu arah, hanya library metoda yang bersangkutan yang berubah. Kode utama, lagi-lagi terletak di “Unit1.pas”. Mari kita buka kode tersebut untuk mulai membedah implementasi ini.
Baris 33 sampai dengan 87, menunjukkan dua fungsi untuk men-decrypt dengan masing-masing metoda. Proses decrypt kedua metoda dibuat seragam dengan tujuan menghindari kebingungan, dan yang pasti bukan bentuk baku. Yang berbeda tentu saja algorithma inti masing-masing metoda yang terdapat di file *.pas masing-masing. Dikarenakan penyeragaman ini, pembahasan satu metoda bisa mewakili metoda yang satunya.
Pada baris 35 dapat kita lihat, inisialisasi konstanta key yang disiapkan untuk proses decrypt. Key dibuat dengan format array dari byte dengan lebar 16. Atau, dengan kata lain, key memiliki panjang 16 byte, atau 128 (16*8) bit. Yang perlu dicatat adalah, bahwa dalam Delphi, notasi “$” menunjukkan bahwa angka yang ditulis dalam bentuk hexadecimal. Jadi, pendeklarasian array tersebut bisa saja ditulis seperti ini :
key : array[0..15] of byte = (71,114,105,110,100,83,116,111,110,101,73,115,71,111,111,100);
Pendeklarasian array diatas menggunakan notasi desimal, dengan nilai yang sama. Lalu, mengapa dalam implementasi ditulis dengan notasi hexadecimal? I just love hex, nothing more.
Oke, mari kita lihat di baris 39 dan 40. Di situ dideklarasikan dua variable array untuk menampung input dan output dari proses decrypt ini. Karena yang dilakukan saat ini adalah proses decrypt, maka input adalah Cipher Text yang ditampung pada variable arrCipher, sedangkan output adalah Plain Text yang ditampung pada variable arrPlain. Kedua variable tersebut dibuat dengan panjang yang sama yaitu 8 byte. Hal ini perlu dicatat, karena akan berpengaruh pada penggunaan fungsi ini, kita akan sampai ke sana nanti.
Fungsi decrypt ini menerima parameter dalam bentuk String sebagai input, seperti yang terlihat pada baris 33, sedangkan variable yang di-input ke proses decrypt inti berbentuk array dari byte, seperti yang terlihat pada baris 51. Maka, baris 44 sampai 48, bertugas untuk meng-convert variable String menjadi array of byte. Ada banyak metode yang bisa digunakan untuk tugas ini, seperti misalnya mengambil nilai ASCII dari masing-masing karakter di dalam string, lalu menyimpannya ke dalam array of byte. Tetapi, dalam implementasi ini, metode yang akan digunakan adalah, mengambil setiap 2 (dua) karakter dari string, lalu ditambahkan notasi “$” di depannya untuk kemudian di rubah kedalam bentuk byte (integer) dan disimpan ke dalam array. Dan hal ini dilakukan dengan loop sebanyak 8 (0-7)putaran, karena panjang variable penampung yang ada (arrCipher) adalah 8. Karena itu, panjang String yang valid untuk di-input ke dalam fungsi ini adalah 16 (8*2) karakter, dan karakter yang ada haruslah karakter bilangan hexadecimal, yaitu 1-9 dan A-F. Mari kita ambil contoh untuk memperjelas :
Misalkan, string yang di-input adalah :
“1234567890ABCDEF”
Maka array of byte yang terbentuk adalah :
($12, $34, $56, $78, $90, $AB, $CD, $EF)
atau dalam bentuk desimal adalah :
(18, 52, 86, 120, 144, 171, 205, 239)
Semoga contoh di atas cukup jelas untuk menggambarkan “aliran” algo konversi tersebut.
Baris 49 sampai 52 merupakan kode untuk melakukan proses inti decrypt yang diwajibkan oleh library DCPCrypt ini. Dan hasil dari proses decrypt inti ini ditampung di variable arrPlain yang berbentuk array of byte. Baris 53 mempersiapkan (mengosongkan) variable strResult yang akan menampung hasil dari fungsi decrpyt ini. Jika pada input tadi kita meng-convert dari variable String ke array of byte, sekarang untuk output kita lakukan kebalikannya, merubah variable array of byte ke String. Dan itulah yang dilakukan pada baris 54 sampai 57.
Metode yang digunakan sekarang adalah mengambil setiap byte dari array, lalu men-subtitusikannya dengan karakter yang memiliki nilai ASCII yang bersangkutan, untuk kemudian ditambahkan di variable strResult. Metode ini lebih simpel dari metode sebelumnya, tetapi mari kita ambil contoh untuk lebih memperjelas :
Misalkan, dalam variable arrPlain adalah :
(71, 119, 84, 97, 109, 112, 97, 110)
maka dalam variable strResult akan terbentuk :
“GwTampan”
Semoga contoh di atas bisa memperjelas apa yang sebenarnya sudah cukup jelas. ;D
Demikianlah penjelasan tentang fungsi yang digunakan untuk melakukan decrypt. Fungsi tersebut perlu dipahami sepenuhnya jika kita ingin membuat proses encrypt yang diperlukan untuk membuat keygen dari “software” verifikasi ini. Kita akan bahas hal tersebut dalam implementasi berikutnya. Untuk saat ini, mari kita masuk pada fungsi inti dari program ini, yang dieksekusi pada saat user menekan tombol “Check”.
Fungsi tersebut, tentu saja, terletak pada baris 89 sampai 144. Terlihat banyak percabangan “if” di sana, yang mungkin membingungkan sebagian orang. Bila itu yang terjadi, dengan segala kerendahan hati, saya mohon maaf atas buruknya cara pemogramman saya. Tapi saya rasa, percabangan-percabangan ini tidak perlu dibahas semua, karena hanya untuk mengecek kesalahan-kesalahan dasar input dari user. Yang patut dibahas adalah percabangan pada baris 113. Disitu terlihat bahwa jika “Nama” yang diinput user lebih dari 8 karakter, maka yang diambil hanyalah 8 karakter pertama saja. Dan jika “Nama” yang diinput kurang dari 8 karakter, maka variable tersebut digandakan terus-menerus sampai lebih dari 8, untuk kemudian diambil 8 karakter pertamanya. Lagi-lagi, contoh untuk memperjelas :
Misalkan, nama yang diinput adalah :
“CryptographyIsSuperFun”
maka, yang diambil hanyalah :
“Cryptogr”
Dan, jika nama yang diinput adalah :
“FUN”
maka, hasilnya akan menjadi :
“FUNFUNFU”
Dengan ini, kita “memaksa” variable strName untuk tetap memiliki panjang 8 karakter, tidak peduli berapa karakter yang diinput oleh user. Kenapa? Sebelum dijawab, saya harap anda masih ingat karakteristik dari fungsi decrypt di atas tadi, input yang valid haruslah string dengan 16 karakter (ini menjelaskan percabangan pada baris 107), dan ouput yang dihasilkan adalah string dengan 8 karakter. Dan pada baris 133, terdapat “final check” yang membandingkan variable strName dengan strPlain yang merupakan hasil Decrypt dari Serial yang diinput. Otomatis, strPlain akan selalu memiliki panjang 8 karakter, karena itulah kita perlu “memaksa” strName untuk tetap memiliki panjang 8 karakter.
Sebenarnya ada sedikit “bug” yang cukup mengganggu pada implementasi ini. Yaitu, bila kita memasukkan serial dengan panjang 16 karakter, tapi karakter yang diinput bukanlah karakter hexadecimal, maka akan muncul pesan error yang kurang bagus. :D Tapi tentu saja, hal tersebut bisa diatasi dengan menambahkan percabangan yang mengecek apakah serial yang diinput merupakan karakter hexadecimal atau bukan. Anda bisa menambahkannya bila anda mau! :D :)
Yap, demikianlah salah satu contoh implementasi proses decrypt yang meniru proses verifikasi serial sebuah software. Untuk melengkapinya, yang tersisa adalah proses encrypt yang akan diterapkan pada keygen untuk verifikasi ini.
Oke, implementasi untuk proses encrypt bisa di download pada :
http://www.mediafire.com/?coc0u4o61wc6jb2

Dalam implementasi ini, jika kita mengeksekusi file “exe”, maka kita bisa meng-generate serial yang valid untuk implementasi verifikasi sebelumnya. Karena memang, implementasi ini bertindak sebagai keygen atau dengan kata lain sebagai “pengirim” pesan. Sedangkan implementasi sebelumnya bertindak sebagai “penerima” pesan.
File-file yang ada dalam implementasi ini sama dengan yang ada di implementasi verifikasi, hanya file “exe” dan “Unit1.pas” yang berbeda, karena implementasi ini menggunakan library dari metoda yang sama dengan implementasi verifikasi. Mari kita buka kode utama implementasi ini di dalam “Unit1.pas” untuk memulai pembedahan kode yang mengasyikan ini.
Yang patut diingat sebelum melakukan pembedahan adalah, bahwa proses pembuatan implementasi keygen ini saling bergantung dengan kode pada implementasi verifikasi. Dan, kita harus melihat bahwa kode keygen ini saling bertolak belakang dengan verifikasi. Yang artinya, jika verifikasi melakukan “buka”, maka keygen melakukan “tutup”, jika verifikasi melakukan “tambah”, maka keygen melakukan “kurang”, dst.
Oke, kita mulai pembedahannya. Kita bisa lihat pada baris 33 sampai 83, terdapat dua fungsi encrypt yang, tentu saja, dibuat seragam, seperti halnya pada implementasi verifikasi. Dan ya, seperti sebelumnya, pembahasan satu metoda bisa mewakili metoda yang satunya. Baris 35 menunjukkan konstanta key yang memang harus sama nilainya dengan proses decrypt, agar kedua proses tersebut saling berhubungan.
Karena proses encrypt ini bertolak belakang dengan proses decrypt, maka kita akan melakukan pembahasan secara terbalik dari bawah ke atas, sambil me-review kode verifikasi. Jadi ada baiknya, jika kita buka kode verifikasi (decrypt) dan keygen (encrypt) secara bersamaan, kecuali jika anda memang sudah hafal dan paham kode verifikasi secara keseluruhan.
Pada baris 44 sampai 48 di kode verifikasi, seperti yang telah dibahas, bahwa fungsi decrypt mengambil setiap dua karakter dari string yang di-input atau cipher text untuk kemudian merubahnya menjadi nilai hex dan menyimpannya ke dalam array of byte. Maka, agar fungsi encrypt kita menghasilkan cipher text yang valid untuk proses tersebut, kita harus melakukan fungsi sebaliknya, ya, merubah array of byte menjadi string dengan format hex. Baris 51 sampai 55 melakukan hal tersebut. Fungsi built-in Delphi “IntToHex” menghasilkan representasi hex dari integer (atau byte) yang diinput. Untuk contoh, silahkan review contoh di atas pada proses verifikasi, tetapi baca dari bawah ke atas.
Kemudian pada baris 49 sampai 52 di kode verifikasi, fungsi decrypt melakukan fungsi inti decrypt sesuai dengan metoda yang dipakai terhadap array of byte hasil konversi dari string yang di-input tadi(cipher text). Maka pada baris 47 sampai 50 di kode keygen, fungsi encrypt harus melakukan fungsi inti encrypt sesuai dengan metoda yang dipakai terhadap array of byte yang nantinya akan di konversi menjadi string output(cipher text), seperti yang telah dibahas pada paragraf sebelumnya.
Lalu pada baris 54 sampai 57 di kode verifikasi, fungsi decrypt mengkonversi lagi array of byte yang telah di “decrypt” ke dalam bentuk string, tetapi kali ini dengan cara subtitusi nilai byte dengan nilai ASCII yang bersangkutan, atau dengan kata lain melakukan konversi byte to ASCII. Maka, fungsi encrpyt kita harus melakukan kebalikannya, yap, konversi ASCII to byte. Baris 43 sampai 46 pada kode keygen menunjukkan hal tersebut, dan ya, fungsi built-in Delphi “Ord” menolong kita untuk melakukan hal tersebut. Dan lagi-lagi, untuk contoh, silahkan lihat contoh “GwTampan” di atas dari bawah ke atas.
Begitulah isi dari fungsi encrypt yang merupakan kebalikan dari fungsi decrypt. Anda bisa menutup kode verifikasi sekarang, jika anda mau. Berikutnya, mari kita bahas penggunaan dari fungsi encrypt ini, pada saat user menekan tombol “G 3 N” yang terletak pada baris 85 sampai 119.
Tidak banyak yang dilakukan dalam kode ini. Baris 97 sampai 108 melakukan hal yang sama dengan yang ada pada kode verifikasi, yaitu memaksa plain text agar tetap memiliki panjang 8 karakter, seperti yang telah dibahas sebelumnya. Dan, jika anda belum menyadarinya, untuk nama “CryptographyIsFun” dan “CryptographyIsSuck” akan menghasilkan serial yang sama, dikarenakan unsur pemaksaan ini. Lalu pada baris 109 sampai 117, kode melakukan encrypt kepada nama (plain text) yang diinput menjadi cipher text yang kemudian di-output menjadi serial.
Demikianlah keseluruhan proses implementasi dari kriptografi dengan key simetris ini. Dan oke, untuk lebih memperjelas lagi, mari kita rangkum keseluruhan proses dengan arah yang “lurus” atau dari encrypt sampai decrypt. Kali ini sang keygen akan kita sebut pengirim, dan sang verifikator akan kita sebut penerima.
Pertama, pengirim men-encrypt nama yang di-input untuk kemudian di-output menjadi serial. Lalu, pengirim mengirimkan pasangan nama dan serial ini kepada penerima. Kemudian, penerima mengecek pasangan nama dan serial yang dikirimkan dengan cara, men-decrypt serial untuk kemudian dibandingkan dengan nama. Jika cocok, maka pasangan nama dan serial tersebut valid dan memang berasal dari pengirim yang sejati, jika tidak cocok, maka pengirim tersebut palsu.
Yap, seperti itulah salah satu contoh implementasi kriptografi dua arah dengan key simetris. Mohon maaf bila penjelasannya terkesan berbelit-belit dan membingungkan, tetapi saya telah mencoba yang terbaik untuk menjelaskan hal yang memang sangat teknis ini. Dan ya, coba “rasakan” bagaimana kode ini mengalir, agar lebih mudah memahaminya.

Artikel Diperoleh Dari: Gerard Adam
Sumber: https://www.facebook.com/groups/binushacker/doc/10152001312180464/
 http://hendra-firstmyblog.blogspot.com/2012/10/dasardasar-kriptografi-implementasinya.html